Iklan

Kompensasi Keterlambatan Pesawat Terbang di Indonesia 

Tag


Iklan

Mudik 2017 : Cara Menghemat Biaya Transportasi 

Tag

, , , , , , , , , , , , , ,


Perjalanan mudik kali ini hampir semuanya ditransaksikan menggunakan media Internet dengan penghematan yang sangat signifikan. Berikut kronologis dan cara penghematan nya. (tiket untuk 2 orang)

  1. Rabu, 27/09/17 Kereta api Bandung-Gambir : Argo Parahyangan ekonomi. Beli di aplikasi Traveloka dapat diskon 35 ribu (25%) dari harga normal 140 ribu (70 ribu x 2 orang),  cukup bayar 105 ribu. Caranya : masukkan kode promo yang saat itu berlangsung pada kolom yang tersedia.

2. Rabu, 27/09/17 Pesawat Jakarta CGK- Banjarmasin BDJ : Citilink ekonomi. Beli di aplikasi Airy dapat diskon 160 ribu (hemat 15%) dari harga normal di laman Citilink yang 1062 ribu (531 ribu x 2 orang), cukup bayar 902 ribu.  Caranya sama dengan No 1

3. Rabu, 27/09/17- Senin, 02/10/17 Transportasi di kota Banjarbaru : Gojek (car/ride) &  Grab. Penghematan nya paling banyak,  874 ribu (hemat 79%) karena sebelumnya, Rencana : kami menganggarkan sewa mobil 1 juta (250 ribu/hari x 4 hari)+bahan bakar 100 ribu=1,1 juta. Aktualnya : taksi bandara 100 ribu (paling mahal dan tidak bisa dihemat karena monopoli taksi),  Gojek=126 ribu ,  Grab = 0. Total 226 ribu. Caranya : untuk Gojek bayar pakai Gopay, dapat diskon sekitar 20% dibandingkan bayar tunai. Sedangkan untuk Grab gunakan kode BANJAR untuk diskon 25 ribu berkali-kali,  saya keliru menggunakan kode IDMAP yang memberikan diskon 75 ribu 1 x /akun.


4. Senin, 02/10/17 Pesawat Banjarmasin BDJ Jakarta CGK : Batik Air ekonomi. Beli di laman (bukan aplikasi) JD ID dapat diskon 120 ribu untuk tiket minimal 1,2 juta + 100 ribu untuk pembayaran menggunakan kartu kredit tertentu (saya pakai BNI) +50 ribu voucher belanja di JD ID. Total diskon 270 ribu ( hemat 21%). Tarif normal Batik Air saat itu 1,232 juta (616 ribu x 2 orang) + voucher belanja JD ID 50 ribu,  total 1,282 juta. Cukup bayar 1,012 juta. Caranya : gunakan kode promo yang sedang berlangsung. Sebaiknya ikut LINE mereka supaya dapat Update promo dan tidak kehabisan kuota.

5. Senin, 02/10/17 Kereta api Gambir Bandung : Argo Parahyangan eksekutif. Beli di Tiket.com yang mengadakan promo tiket kereta api eksekutif seharga 60 ribu/orang dari tarif normal 125 ribu per orang.  Ditambah lagi diskon 25 ribu transaksi di atas 100 ribu dan diskon biaya administrasi 7500. Jadi cukup bayar 90 ribu (2 orang) dari harga normal kelas eksekutif yang 250 ribu (125 ribu x 2). Hemat 160 ribu (64%)

Kesimpulan :

– tiket kereta : bayar 195 ribu,  dari harga normal 390 ribu.  Hemat 195 ribu (50%)

– tiket pesawat : cukup bayar 1,914 jt dari harga normal 2,344 jt. Hemat 430 ribu (18%)

– transportasi dalam kota : cukup 226 ribu,  dari rencana 1,1 juta.  Hemat 874 ribu (79%)

Total penghematan : bayar 2,335 juta dari harga normal 3,834 juta. Hemat : 1,499 juta (39%)

Disclaimer : pengalaman pribadi, pengalaman orang lain bisa berbeda tergantung waktu dan kesempatan. Semua pemesanan kurang dari seminggu sebelum keberangkatan.

Mudik 2017 : Wisata Kuliner

Tag

, , , , , , , , , ,


Ada beberapa tempat makan yang kami kunjungi selama perjalanan ke Banjarbaru, antara lain :

1. Es Teler Andre,  tempat ini sudah ada kalau tidak salah dari 2011. Yang punya orang Ponorogo. Pernah barengan mudik 2013,mereka bawa rombongannya, bersekolah naik Citilink. Mbak dan mas nya ramah. Pegawai nya selalu muda,  dan kunjungan terakhir kemarin pegawainya sudah ganti. Makanannya cukup enak,  penyajian nya baik,  harganya relatif terjangkau. Ada 3 tempat yang saya tahu tempat mereka jualan yaitu di jl Karanganyar dekat rumah,  Jl panglima Batur Timur,  dan di jl mistar cokroaminoto. Ini penampakan makanannya.

2.Nasi padang sebelah es teler Andre,  ini pendatang baru. Rasanya ringan,  lebih ringan dari standar masakan padang. Harga nya sekitar 17 ribu,  untuk nasi dengan lauk ayam/ikan,  sayur,  nasi dan sambal.

3.Bakmi Subur. Punya orang Wonogiri dengan banyak tempat,  ada yang berupa resto ada juga yang berbentuk warung bakmi. Harganya mulai 7 ribu untuk mie ayam biasa.

4.Bubur AS (Asli Sunda).  Bubur terenak di Banjarbaru, bubur terkenal di Bandung  seperti bubur mang Oyo dan pak Zaenal menurut referensi lidah saya, kalah lezat.  Jadi kemarin saya sempatkan makan bubur di sini.  Kacang kedelai nya juga fresh dan renyah. Harga 11 ribu,  ati ampela 5 ribu.

5.Ayam herbal. Ayam bahan bakunya diperlihara dan dikasih makan rempah herbal seperti kunyit,  kencur dll, sehingga daging ayam ini terasa sedap,  renyah,  tak berminyak. Enak. Paket 15 ribu sudah dapat nasi,  sayap,  dan es teh. Ada mainan prosotan  anak-anak juga ada free WiFi.

6.Hoka hoka bento stasiun Gambir. Standar hokben lah,  rasanya enak,   tapi yang paling penting, enak buat nunggu kereta.

Mudik 2017 : Dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandung

Tag

, , , ,


Setelah turun dari pesawat dan masuk terminal,  saya cari mushola. Ternyata ada mushola yang bersih dan wangi di koridor ketibaan. Setelah itu ke tempat pengambilan bagasi, yang anehnya bagasi diletakkan di belt conveyor nya tidak sesuai yang tertulis di layar monitor.

Sesudah itu kami keluar,  ke pool Damri,  beli tiket ke stasiun Gambir seharga 40 ribu/orang. Jalanan macet,  sehingga perlu 1,5 jam. Sebenarnya bisa beli di bis juga,  dimana pemeriksaan tiket dilakukan ketika berada di tugu kawasan bandara.

Sesampainya di stasiun Gambir kami cetak boarding pass,  lalu naik ke lantai atas, makan di hoka hoka bento. Paket teriyaki simple dihargai 36 ribu,  terdiri dari ayam teriyaki,  chicken roll,  nasi dan salad. Oh ya,  ada penitipan koper gratis di security hokben. Usai makan nunggu maghrib di tempat duduk dekat mushola.  Ternyata mushola nya sedang direnovasi,  sehingga untuk sholat dipindah ke masjid stasiun Gambir yang berjarak 50 meter dari stasiun.

gerbong eksekutif.jpg

interior gerbong eksekutif 1

kemasan kopi pun ada ceritanya.jpg

wadah kopi pun ada ceritanya. keren

Kereta berangkat tepat waktu,  yaitu pukul 18.45 dan tiba di Bandung pukul 21.55. Gerbong yang kami naiki malam ini adalah gerbong eksekutif yang sudah kelihatan tua. Maklum,  tiket nya cuma 60 ribu (lebih murah daripada gerbong ekonomi waktu berangkat) dari promo di tiket.com.

Mudik 2017 : Pengalaman Pertama Naik Batik Air 

Tag

, , ,


Di hari batik ini, ada keriuhan penumpang Lion Air di beberapa kota keberangkatan akibat keterlambatan, terutama dari Jakarta. Cukup memusingkan buat yang mengawali kerja. Di Banjarmasin pun ada beberapa penerbangan pagi yang baru berangkat tengah hari,  dan ada pula yang tidak dapat kejelasan kapan berangkat.  Yang jelas,  tampak penumpang ini hilir mudik ambil makanan minuman kompensasi Keterlambatan ini. 

Untuk Batik Air sendiri tampaknya diprioritaskan oleh Lion Group, delay hanya 20 menit saja. Sembari menunggu,  di bandara Syamsuddin Noor ini banyak komputer layar sentuh untuk mengakses Internet secara gratis, sinyal wifi gratis juga ada. Ada Coffee Bean yang kasih diskon 50% di hari Senin dan 10% di hari lain untuk semua produk dengan menggunakan TCash Telkomsel.  Tidak terlalu membosankan menunggu di sini.

Proses boarding cepat, tampak berjejer Citilink, Lion, Garuda Indonesia Airbus 330 yang mengantar pulang jamaah haji,  lalu di ujung ada Batik Air. Masuk pesawat disambut pramugari Batik Air dengan ramah, mungkin karena produk premium Lion Group,  sehingga lebih spesial. Kursi kulit imitasi,  ada audio video tanpa headset (siapkan sendiri),  dan hidangan nya adalah 2 roti : roti ayam dan muffin coklat. Minum nya air putih, dan teh/kopi. Lumayan, tapi tak selengkap Garuda Indonesia baik makanan maupun hiburannya. Sangat mirip dengan Malindo. Semua fasilitas tersebut membuat penerbangan terasa lebih singkat.

saudara nya batik air.jpg

lion air sedang siap take off

audio video batik air.jpg

hiburan di batik air

space kaki batik air.jpg

ruang kaki yang cukup lebar

minuman batik air.jpg

kebanyakan air putih, kopi/teh tidak diberikan jika tidak di minta

makanan batik air.jpg

makanan di batik air

Saat turun tangga tidak ada yang mengarahkan dan tidak ada bus penjemput,  sehingga sebagian tersesat salah masuk terminal. Overal kualitasnya sangat kurang di sini. Nilai plus perjalanan bersama Batik Air hari ini : mendekati on time, semi full service, peramah pramugarinya, nilai minus : layanan seadanya, tidak ada pengarah waktu turun pesawat.

Urutan kualitas layanan versi saya hari ini : 1.Garuda Indonesia,  2.Air Asia, 3. Sriwijaya, 4.Citilink, 5.Batik/Malindo, 6.Lion Air.

Kesimpulan : kualitas layanan Batik Air masih jauh di bawah Garuda Indonesia atau maskapai berbintang lainnya,  lebih mirip Malindo/Batik Malaysia yang satu grup dengan mereka.  Dan di  hari batik nasional tidak ada acara/layanan yang spesial di Batik Air.

Mudik 2017 : Banjarbaru Kini

Tag

,


Cukup lama saya tinggal di sini, 11 tahun.  Kota yang aman damai. Fasilitas kotanya lengkap, layaknya kota di Jawa. Orangnya peramah dan sudah lama mendapat predikat kota pelayanan terbaik di Indonesia,  seingat saya tahun 2012 dapat predikat terbaik ke 2 se Indonesia. 

Plus nya adalah untuk pengurusan identitas seperti KTP /KK,  surat kehilangan kepolisian,  semuanya gratis. Pengalaman berbeda waktu bikin di Banjarmasin waktu itu,  waktu bikin surat kehilangan dompet malah diminta sumbangan seikhlasnya. Jika kota lain masih kesulitan blangko e KTP,  tahun 2012 saya sudah mendapatkan e KTP lebih cepat daripada keluarga/kerabat yang ada di Jawa. 

Makanan di sini termasuk stabil,  saat pertama pindah dari Bandung tahun 2004, harga makanan di warung Lamongan 3-5 ribu, sedangkan di Kalimantan sudah 12 ribu. Kemarin saya coba makan nasi padang dan ayam penyèt di Banjarbaru,  ternyata harganya sama2 15 ribu,  sama dengan harga di Bandung. Tampaknya inflasi harga makanan di Bandung lebih tinggi daripada di Banjarbaru. 
Saya rasa hidup di Banjarbaru dengan gaji setara PNS sudah bisa hidup nyaman,  karena harga bahan pangan relatif sama. Sedangkan harga semen di Banjarbaru 53 ribu/sak,  di Jawa 38 ribu/sak. Tempat makan juga enak enak masakannya, karena yang jual masih asli dari kampung halamannya (perantau). 

Jumlah penduduk kota Banjarbaru tahun 2014 adalah 215.440, bisa bertambah atau berkurang karena kelahiran/kematian atau perpindahan orang. 

Mudik 2017 : Naik Grab di Banjarbaru 

Tag

, , , , ,


Pengalaman naik Grab kedua saya alami di Banjarbaru. Tahu ada Grab justru dari driver Gojek yang kasih tahu bahwa banyak promosi di Grab,  ya driver Gojek yang antar saya dari BNI Banjarbaru tadi pagi. Akhirnya pas balik ke bandara pagi ini,  saya naik Grab dengan kode IDMAP yang memberikan diskon 75 ribu sekali per user.

Kami tunggu agak lama,  sekitar 15 menit,  karena driver belum siap, kami naik pukul 10.30.  Di perjalanan ngobrol,  ada beberapa informasi yang dapat saya peroleh :1.untuk kode IDMAP hanya berlaku sekali,  sebaiknya pakai kode BANJARMASIN untuk diskon 25 ribu berkali2, 2.Grab baru 3 bulan beroperasi di Banjarbaru /Banjarmasin,  3.Hari ini ada demo besar2an taksi dan ojek konvensional di Banjarmasin,  4.Bisa saja jemput,  asal pesan nya ke driver langsung,  seperti jemput keluarga sendiri,  5.ada tambahan biaya parkir 5 ribu bandara Syamsuddin Noor,  6.Uber sudah terlebih dahulu ada, namun kurang diminati karena harga berdasar argo seperti taksi biasa, bukan ditentukan di aplikasi seperti Gocar atau Grab.
Dan ada sedikit beda dengan gojek, jika di gojek  ada penilaian dapat berapa bintang driver dan review,  di Grab  cuma ada penilaian berapa bintang  tanpa review. So far,  Saya lebih suka GoCar berdasar pengalaman saya terdahulu.

Mudik 2017 : Masih Jalan Jalan Pakai Go Car di Banjarbaru 

Tag

, , , , , ,


Agak siang menjelang sholat Jumat kami keluar rumah dengan naik Go Car. Cuma 11 ribu ongkos naik Toyota Yaris sejauh 3,4 km ke tempat fotokopi Moneta yang ternyata sudah tutup jam 11. Kami lanjut jalan kaki melalui BNI dan sampailah di bubur ayam AS (asli Sunda) yang menurut saya bubur ter enak dan paling sesuai lidah saya. Di Bandung saya belum menemukan bubur seenak ini,  kalau bubur Ta Wan enak sih, tapi tipe nya beda. 

Sesudah makan bubur,  jalan lewat jalan P Hidayatullah yang rindang dan sejuk. Melewati bangunan PDAM Intan Banjar yang baru berdiri megah. Sambil bertanya kapan buka,  karena mau bayar rapel an beberapa bulan ke depan.  Ternyata kalau Jumat buka jam 8-11, Sabtu buka jam 8-11.30 Wita. Ya sudah,  besok saja. Jalan terus sampai akhirnya tiba di masjid PLN wilayah Kalselteng untuk sholat Jumat.  Selama 3 tahun tidak banyak perubahan,  karpet nya juga tidak seharum dan setebal dulu,  mungkin karena sering dipijak.


Dari PLN jalan sampai ke bekas supermarket  419 menjadi minimarket Indomaret dan toko brownies Amanda.  Ngadem di dalam yang menyediakan tempat duduk.  Di luar pun sebenarnya bisa,  tapi di situ banyak yang merokok dan cukup panas.  Perjuangan berikutnya cari toko fotokopi. Semenjak rumah sakit umum daerah pindah ke jalan Trikora, kawasan ini jadi sepi,  banyak toko tutup. Balik lagi ke fotokopi Moneta-persis depan SPBU Coco Banjarbaru, yang merupakan tempat terlengkap untuk alat tulis kantor dengan harga terjangkau di Banjarbaru. 


Lalu ke BNI, menyeberang melalui zebra cross. Tidak seperti di Balikpapan, meski melewati zebra Cross pengendara kendaraan di sini tetap melaju kencang.  Jadi perlu ekstra hati-hati. Dari BNI lanjut ke jalan Trikora,  cek rumah satu lagi. Tidak banyak perkembangan di sini. Banyak ruko tapi kosong, dan perkantoran propinsi Kalimantan Selatan yang baru ditempati. Ya,  satu persatu kantor instansi di Kalimantan Selatan dipindahkan dari Banjarmasin ke Banjarbaru seiring perpindahan ibukota propinsi. Ekonomi Kalimantan Selatan sudah agak membaik, namun belum seperti semula. Marketing developer perumahan saya cerita kalau dalam tahun 2017 baru laku 3 rumah,  padahal biasanya bisa ratusan rumah laku dalam setahun. Yang bisa lanjut menikmati kenaikan harga Batubara adalah penambang besar dan resmi, sedangkan yang ilegal dan tambang kecil sudah tidak bisa karena tambangnya sudah dalam. Sawit juga belum naik signifikan harganya. Tapi ada yang istimewa yang pernah saya rasakan di Kalsel  selama 11 tahun,  yaitu orang Banjar umumnya ramah dan taat pada ulama. 

Setelah 5 Jam di jalan,  kami balik dengan GoCar ke bakmi Subur di sebelah PDAM Intan Banjar. Bakmi Subur adalah bakmi legendaris di Banjarbaru. Di rintis perantau asal Wonogiri yang buta huruf (tapi istrinya di sekolah kan sampai sarjana untuk mewakili dirinya jika berhubungan dengan institusi resmi) dan kini cabang nya ada di mana-mana. Yang besar ada dekat bandara,  di jl mistar  dan dekat jl panglima Batur Timur. Rasa mie ayamnya enak, bisa dibandingkan dengan mie ayam bakmi naga atau es teler 77. Tapi harganya lebih murah,  mulai dari 7 ribu untuk mie ayam biasa,  sampai 17 ribu untuk mie ayam pangsit mangkok + bakso.


Puas makan mie ayam,  jalan kaki ke lapangan Murjani untuk lihat perkembangan lapangan paling penting di kota Banjarbaru,  dimana kantor walikota berada. Keren,  ada lapangan berpagar untuk futsal dan lapangan terbuka untuk upacara,  expo, balap motor, dan hari ini ada acara nonton bareng film pengkhianatan G30SPKI. Waktu order GoCar dapat driver yang sama dengan yang antar tadi. Dan dia membatalkan pesanan saya dengan alasan ada aturan Gojek, driver baru boleh jemput penumpang yang sama setelah seminggu. No problem. Dari lapangan Murjani ke rumah berjarak 3 km,  ongkos GoCar 10 ribu. 
Sampai rumah ngadem dulu,  sholat magrib isya,  makan malam di ayam herbal yang enak,  sambil nunggu nonton bareng film pengkhianatan G30SPKI di Balai RT yang berada di samping,  jeda 1 rumah. Ayam herbal ini konon katanya ayam yang sehari-hari  dikasih makan bahan jamu seperti kunyit,  kencur, dll  jadi gurih nya alami,  tak perlu vitsin/penyedap rasa. Rasanya memang oke banget,  bersih tak berminyak. Paket ayam herbal paling murah 15 ribu dapat nasi,  sayap dan es teh yang segar. 19 ribu dapat dada ayam.  Puas sekali. Sebelum pulang ke rumah mampir,  beli jeruk manis,  15 ribu dapat 2 kg.  Murah. Trus ambil brownies Amanda buat nonton bareng. Oh ya,  ada cerita unik bawa brownis Amanda ini dari Bandung.  Tadinya saya pikir tidak ada di Banjarbaru,  karena di brosurnya untuk Kalimantan cuma ada di Balikpapan.  Ternyata di Banjarbaru sudah ada di sebelah Indomaret yang saya kunjungi tadi siang. Untuk menghibur diri,  meski sudah ada belum tentu orang sini juga mau beli tiap hari. 

Tiba di tempat nonton bareng sudah banyak anak anak,  remaja dan orang dewasa yang datang. Mereka datang membawa kacang rebus, singkong rebus,  jagung rebus,  kopi panas,  teh panas,  dan bawaan saya,  brownies Amanda paling disukai anak-anak dan remaja. Tampaknya itu sesuai selera anak /remaja sekarang. Film nya sendiri menegangkan,  saya sudah menonton beberapa kali sebelum 1998 tapi tak pernah tuntas,  maklum masih anak-anak waktu itu, keburu ngantuk. Baru kali ini,  setelah 19 tahun berlalu,  baru nonton sampai tuntas, dimana ada video asli suasana dan  pidato pelepasan para jenderal oleh Jenderal AH Nasution (satu satunya jendral sasaran PKI yang selamat) . Di situ poin pentingnya, bahwa PKI pelaku pemberontakan dan harus selalu diwaspadai keberadaannya. Semoga negeri ini diselamatkan dari segala marabahaya. Amin

Mudik 2017 : Jalan-Jalan di Banjarbaru 

Tag

,


Setelah kemarin mendapati kenyataan bahwa Gocar belum boleh ambil penumpang dari bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin, hari ini coba lagi,  tapi ke BNI Banjarbaru. Dari area Jl Pondok Kelapa ke BNI Banjarbaru tarif Gocar cuma 11 ribu untuk jarak 3,4 km. Melalui jl Karet, lalu Ahmad Yani. Pemandangan baru terlihat (3 tahun lalu belum ada)  dengan banyak bermunculan minimarket Indomaret (3 thn lalu baru ada beberapa Alfamart) .  Ada pula Giant Ekspress, Pizza Hut, hotel Fave, Levi’s.  Sedangkan BNI yang dulu sangat ramai, sekarang lebih sepi dan tampak kusam, sempat tanya ke security, apa masih ada weekend banking? jawabnya sudah tidak ada sejak akhir 2014. Apa indikasi ekonomi sedang turun? tetangga rumah yg pebisnis lokal, tadi pagi cerita kalau ekonomi Kalimantan sedang turun,  kalaupun muncul brand brand nasional /internasional saat ini kemungkinan survey nya pas batubara dan sawit booming tahun 2011-2012. Nah lho, bisa jadi ceritanya benar atau salah,  yang jelas selama belum kiamat,  pantang manusia menyerah. Di tengah lesunya ekonomi, pembangunan bandara Syamsuddin Noor terus dikebut siang malam. 

Jadi Gocar bisa dipakai di kota (bukan bandara) Banjarbaru .