Iklan

Menginap di Bandara Soekarno Hatta

Pengalaman yang baru saya alami tadi malam,ketika pesawat baru mendarat dari kota lain lewat jam 12 malam. Ternyata terminal 3 masih ramai. Bagian penerangan,voucher taksi,circle k buka 24 jam.bahkan tempat duduk kafe yg sudah tutup dipakai menginap penumpang yg berangkat jam 4 dinihari ke medan.lantai 1 dan 2 cukup banyak tempat duduk yang tersedia untuk tidur atau menunggu keberangkatan paling pagi. Taksi juga masih banyak-8 unit yg standby.
Jika ingin ke terminal lain,tersedia bis shuttle gratis yang bisa mengantar ke semua terminal.namun kalau sudah malam minimal setengah jam menunggu karena hanya 1 yang beroperasi dinihari dari 14 bus yg biasa beroperasi pagi hingga sore hari.meski lama,aman saja karena cukup banyak teman menunggu dan security.petugas bandara kelihatannya tetap sigap dan segar.mungkin memang shift nya malam hari.
Ketika sampai di terminal 2F jarum jam menunjukkan pukul 01.30 dinihari. Pintu masuk bandara masih buka,hanya pintu ke pengecekan bagasi menuju check in tutup,meski ada petugasnya di dalam. Terminal ini pada 2017 selesai di renovasi dan sementara hanya diperuntukkan penumpang Garuda domestik

Update terbaru di 2F Soekarno-Hatta tgl 21 Agustus 2016, mushola semakin penuh orang tidur saat saya tiba di sana jam 3 pagi. Mengingat sebentar lagi sudah bisa masuk untuk check in, saya duduk di kursi luar yang masih dingin sambil main gadget. Jam 4 sudah masuk buat check in. Semenjak Garuda Indonesia pindah ke terminal 3, terminal 2F ini lengang. Cuma ada Air Asia, Sriwijaya Air dan NAM Air, pesawat budget yang masih bagus karena jarang di komplain dan menyediakan makan minum, meski untuk Air Asia harus bayar.

Untuk terminal 1A saya belum pengalaman menginap, tetapi jika bisa masuk (ada penerbangan jam 2 pagi), bisa menginap di ruang tidur sayap kanan sebelum pemeriksaan ruang tunggu pesawat. Pengalaman terakhir 8 Oktober 2017 lalu, tempatnya cukup nyaman dengan AC yang dingin dan TV yang berisi informasi jadwal penerbangan dan acara TV Indonesia. Jika ragu atau tidak bisa masuk, lebih baik menginap di hotel sekitar bandara yang menyediakan pengantaran gratis ke bandara dengan menggunakan shuttle bus mereka.

Salah satunya menginap di sini https://asambackpacker01.com/2017/12/17/menginap-di-de-green-aeropolis/, 229 ribu sudah termasuk sarapan dan antar jemput bandara-hotel. Yang penting di bandara antara jam 5 pagi sampai jam 9 malam saja supaya di jemput/antar gratis

Sejak akhir 2017 telah beroperasi skytrain/kalayang yang menghubungkan antar terminal, beroperasi 20 jam per hari mulai pukul 04.27 sampai 00.27, sisanya mereka maintenance dan istirahat. Di jam yang tidak tersedia skytrain, bisa menggunakan shuttle bus. Semua gratis. Kabarnya ada juga ojek berbayar.

Selasa, 10 Maret 2018

Pas tiba di terminal 2F jam 12.15 tengah malam, saya sempat foto, tampak cantik sekali bandara Soekarno-Hatta ini. Apalagi sudah ada stasiun kereta bandara yang menyatu dengan stasiun skytrain.

Usai berfoto saya menuju mushola di kanan deretan ATM/pintu masuk. Musholanya kini tampak cantik, kekinian, ornamennya seperti masjid Trans Studio Mall Bandung. Saya titipkan dulu koper dan tentengan ke petugas jaga mushola. Agak sedikit malam ini yang menginap di mushola, sekitar 5 orang. Saya sudah siap dengan seperangkat alat tidur seperti penutup mata, penutup telinga/earplug, kaos kaki, jaket. Jam 1 mulai tidur, jam 4 sebelum subuh sudah bangun. Lumayan segar pagi ini. Alhamdulillah. Nanti lanjut tidur lagi di pesawat.

https://www.tiket.com/js/new_widget/tiket_widgetframe_v3.js

https://www.tiket.com/widget/multi_searchbox?business=24710174&language=id&size_type=normal&position=other&product_type=flight|hotel|train|event

Iklan

8 thoughts on “Menginap di Bandara Soekarno Hatta”

  1. Di T-3 dulu aku tidurnya di luar haha karena gak boleh masuk ke dalam >.<

    • Wow, jam berapa itu om. Saya pernah naik travel jam 11.30 malam dari Bandung dan tiba di T3 (yg lama) jam 2 dinihari. Boleh masuk itu om, tiduran di kursi panjang dekat ATM/information center (hebatnya meski tidak ada jam penerbangan jam segitu, tetep ada petugas yg jaga), sampai subuh, dan terbang jam 6 pagi.

      • Aku sampe jam 11 malam ke T1. Trus pindah ke T3. Emang bisa masuk mestinya, tapi buat ke toilet doang. Kalo mau bandel sih bisa hehe gak akan dimarahin hehe. Tapi aku mutusin buat tidur di luar aja.

      • Oh gitu ya, petugasnya barangkali lupa, atau karena sudah jam 2 dinihari, jam 4 kan sudah ada yg terbang.

  2. mau tanya klo di bulan ramadhan tahun 2016 bagaimana suasananya,klo tidur di bandara..soalnya tahun 2017 ini sy ada rencana penerbangan jm 06.25 pagi ke KUL. kira2 bisa menginap dimana yg nyaman dan aman…apakah ada kamarmandi (bukan toilet) yg bisa dipakai..

    • Belum ada pengalaman menginap di bulan ramadhan. Tapi dengar kabar bandara akan ramai orang berangkat umrah ramadhan, biasanya sebelum waktu dibolehkan masuk ke dalam bandara, jamaah umrah biasanya menunggu di ruang sekitar mushola antara terminal 2D dan 2F. Kalau masalah sahur ada restoran di bandara yang buka 24 jam.

  3. permisi mau tanya, saya berencana mau ke jogja pesawat AirAsia transit di jakarta, kalau jam 00.30 mendarat di T3 lalu pesawat selanjutnya takeoff jam 5.30 dari T2F, lebih aman dan nyaman menginap di T3 tau di T2F ya? terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s