Tag

, , , , , , , , , , ,

Dalam rangka menonton Asian Games 2018, saya sudah memesan hotel Ibis Budget Menteng 3 bulan sebelumnya dimana saat itu ada promo Accor untuk anggotanya berupa diskon 30% dari harga 360 ribu/malam menjadi 250 ribu per malam sudah termasuk sarapan. Kebetulan saya suka mencoba menginap di hotel grup Accor ini (Novotel, Mercure, Ibis) yang sudah jelas standarnya namun masing-masing punya keunikan. Dan juga lokasinya ini memang di antara stasiun Gambir (4,8 km di utara) dan komplek Gelora Bung Karno-GBK (7 km di selatan).

lokasi ibis menteng

ibis menteng

Dari stasiun Gambir saya naik taksi Blue Bird, cukup cepat sekitar 10 menit sudah sampai. Kami sampai terlalu pagi, yaitu pukul 10.30, masih jauh dari waktu check in pukul 14.00. Check in mudah, cukup tunjukkan KTP/paspor, tak perlu dicetak. Saya dilayani resepsionis Jessica yang tampaknya blasteran Belanda Tiongkok. Request kamar non smoking dan view taman (tengah) dipenuhi. Ternyata banyak yang sudah check out pada saat itu, dan ada 2 orang yang check in. Sambil menunggu, saya ambil teh hangat complimentary yang tersedia (self service). Sofa kecilnya cukup nyaman untuk menunggu sampai pukul 12.00 dimana kami sudah boleh masuk terlebih dahulu.

Kamar double bed Ibis budget ini sederhana, memang Ibis paling murah dan standar. Kamarnya luas, dengan warna kuning biru. Ada meja, kursi, telepon kamar, remote TV dan remote AC. Di kamar mandi selain toilet jongkok juga tersedia semprotan air, dan shower yang sangat deras, namun amenitiesnya hanya sabun cair merangkap shampo dan sabun batang. Tanpa alas kaki/slipper. Jadi kalau menginap di Ibis budget siapkan peralatan mandi + sandal. Channel TV nya juga banyak ada 28 channel. Kami juga sempat pinjam setrika dan alas setrika yang kami pinjam 3 hari 2 malam tidak diambil, mungkin jarang yang pinjam. Steker/colokan listrik ada 2, satu di meja, satunya lagi di wastafel.

Untuk sarapan, hanya ada 10 item. Antara lain nasi, opor ayam, sayur lodeh, krupuk, semangka, kopi, teh, gula dan air. Namun rasanya enak, otentik, bukan fussion. Tidak semua pemesanan termasuk sarapan, jadi pastikan pilih paket yang sudah termasuk sarapan, pas makan biasanya ada petugas tanya dari kamar berapa ?. Kalau belum termasuk, harga sarapannya 25 ribu/orang. Murah, karena nasi goreng/sate ayam di pedagang kaki lima samping kiri hotel harganya 25 ribu/porsi.

Oh ya, hotel ini sangat strategis karena belakang dan samping kanannya taman Menteng yang cantik. Cocok buat foto-foto/instagramable. Patung maskot Asian Games 2018 pun ada di taman ini. Banyak juga UKM/onlineshop foto produk di sini. Di samping kiri ada deretan pedagang kaki lima yang jual makanan Indonesia. Harganya sekitar 20-25 ribu. Ada nasi goreng, sate ayam, sate padang, soto, pempek dll. Saya coba pempek kapal selam lengkap dengan cuko, rasa cukonya enak, pempeknya lumayan. Sedangkan sate ayam maduranya enak sekali, nasinya juga harum. Di seberang jalan ada sate khas senayan, JCO, Quiznoz dll. Pilihan lainnya bisa pesan melalui Gofood, Grabfood ataupun layanan lainnya.

Fasilitas lainnya ada lift, eskalator dan dispenser air minum tiap lantai. Ada kafe Starbuck, Liberica, pameran UKM serta cabang bank (BJB, Victoria, Capital, BRI) di lantai dasar (semi mall). Kalau malam banyak mobil pengunjung Starbuck & Liberica yang memenuhi tepi jalan.

Karyawannya profesional dan ramah. Go green/ramah lingkungan, tidak minta kertas bukti reservasi, serta ada opsi handuk diganti tiap hari atau tidak. Kalau minta diganti taruh di lantai, sedangkan apabila masih mau dipakai taruh di gantungan kamar mandi. Tidak bisa berharap terlalu banyak, karena kelas hotel ini sendiri hotel budget. Menyenangkan menginap di sini.

Iklan