Tag

, , , , , , , , , , , , ,

Seringkali kita bepergian menggunakan pesawat terbang tanpa membawa bagasi check in.  Padahal sudah jelas untuk perjalanan dalam negeri, penumpang Air Asia dapat jatah bagasi check in gratis 15 kg, Lion/Citilink/Sriwijaya/Batik/Garuda 20 kg. Biar tidak mubazir kini ada aplikasi titip bagasi, yaitu TRIPLOGIC yang bisa diunduh di Android Playstore.

 

Caranya mudah, unduh aplikasi tersebut, lalu lengkapi Nama, Email, Nomor Telepon. Lalu verifikasi dengan foto identitas E-KTP

BUAT PENGANTAR/TRAVELER ada tiga pilihan transportasi yang digunakan: pesawat, mobil, atau kereta api. Khusus untuk pesawat perlu memasukkan bukti tiket/itinerary. Imbalan buat pengantar 25 ribu rupiah per 2 kg, jika 20 kg dapat 250 ribu Rupiah. Lumayan kan. Nanti di bandara (saat ini ada di 20 bandara) ada kurir yang mengantar barang ke pengantar. Jika tidak mau repot kita bisa minta sekalian check in dan drop bagasi ke maskapai dengan membayar 10 ribu Rupiah ke kurir, setelah itu traveler tinggal duduk manis menunggu boarding pass beserta nomor bagasi dari kurir. Untuk keamanan, setiap bagasi titipan akan melalui XRay bandara, jika barang pengirim ilegal (narkoba, senjata tajam dll), Triplogic akan menyerahkan ke pihak berwajib, jika tidak lolos ukuran, maka akan dialihkan ke kargo. Di bandara ketibaan, pengantar/traveler menyerahkan ke kurir Triplogic. Selain uang, pengantar juga dapat poin yang dapat ditukar dengan merchant mitra Triplogic, misal toko oleh-oleh, hotel dan maskapai.

BUAT PENITIP kena tarif 35 ribu/2 kg untuk penerbangan kurang dari 1,5 jam, kena tarif 40 ribu/2 kg untuk penerbangan antara 1,5 sampai 2,5 jam, kena tarif 45 ribu/2 kg untuk penerbangan diata 2,5 jam. Tarif ini sudah termasuk biaya kurir. Penitipan bisa sampai 100 kg, menyesuaikan dengan rombongan traveler yang akan dititip.

Tagline aplikasi ini adalah mendapatkan uang dan poin dengan berbagi jatah bagasi untuk membawa barang titipan orang. Aplikasi yang keren 😀

Ahad, 17 Desember 2017

Akhirnya kemarin sore saya dapat telpon dari Triplogic bahwa akan ada titipan makanan (kue) dari Banjarmasin. Apa bersedia?ya, bersedia. Terus pas sudah di dalam ruang tunggu ada WhatsApp yang bilang tidak jadi karena pengiriman nya mau dikirim barengan besok, sambil bilang bahwa saya tetap dapat uang karena mereka yang membatalkan. Wah ga enak nih, ga ngapa-ngapain dikasih uang. Eh setengah jam kemudian datang lagi WhatsApp mohon maaf apakah berkenan membawa kue tersebut?gimana sih plin plan. Saya  jawab ya. Sekitar satu jam kemudian datang Feeder/kurir Triplogic membawa satu plastik berisi 2 kotak makanan, semacam brownies khas Banjar. Namanya Banjar Kirana. Harganya 60 ribu/kotak. Tahunya darimana?dari WhatsApp salah kirim dari penjual, harusnya ke penitip tapi malah nyasar ke yang dititipi.😀

Berhubung pesawat delay dan baru sampai Jakarta pukul 23.00 WIB, sementara feeder/kurir sudah pulang pukul 21.00 WIB, akhirnya admin Triplogic minta tolong dibawa ke rumah, besok mereka ambil. Kebetulan saya besoknya balik lagi ke bandara, maka saya minta Feeder mereka ambil di halte DAMRI terminal 1A jam 9 pagi. Ternyata Feeder datang tepat waktu, dan sore ini saya cek di aplikasi Triplogic saya bahwa ada uang masuk 25 ribu. Sesuai dengan keterangan mereka untuk jasa titip penerbangan 1,5 jam imbalannya 25 ribu/2 kg. Not bad, Alhamdulillah.

Lalu bagaimana keamanannya?apa tidak takut dititipi barang ilegal dan haram macam narkoba, senjata tajam dll. Tenang, Feeder/kurir mereka menunggui saat proses XRay untuk memastikan barang titipan aman.

Selasa & Rabu, 30&31 Januari 2017

Ketika sudah di kereta Argo Parahyangan jam 4.30 pagi tiba-tiba ada SMS dari feeder Triplogic Bandung bahwa ada titipan dokumen, padahal tidak ada notifikasi di aplikasi maupun dari customer service nya, saya tanya ke CS nya ga dijawab, mungkin belum . Terpaksa turun lagi menemui feeder Triplogic yang memakai atribut jaket dan tas bertuliskan Triplogic. Dia titip amplop dokumen. Itu saja. Di kereta saya tertidur sampai akhirnya tiba di Gambir jam 8 pagi. Ada notifikasi dari feeder Jakarta dan ada WA dari CS Triplogic pusat yang sudah standby. setelah serah terima saya lanjut naik bus DAMRI ke bandara Soekarno Hatta untuk melanjutkan perjalanan. Saya refresh aplikasi Triplogic ternyata ada saldo masuk 50 ribu. Lumayan. Besoknya pas balik dari Banjarmasin ke Jakarta, ada WA lagi kalau ada titipan kue bingka Banjar yang istimewa itu. Komunikasinya agak kurang, karena feeder Banjarmasin sudah datang di bandara sejak 4 jam sebelum jadwal pesawat, otomatis dia nunggu 2 jam, karen saya tiba di bandara 2 jam sebelum keberangkatan. Sesudah itu lancar, dan feeder bandara sudah siap jemput meski harus berlari dari terminal 1A ke terminal 1C dimana saya berada dan sudah hampir naik bus Damri ke stasiun Gambir. Hahaha. Imbalan bawa kue ini 25 ribu. Lumayan. Alhamdulillah. Tampaknya startup ini terus berkembang dengan makin banyaknya feeder, update aplikasinya juga sudah lebih baik dari bulan lalu, semoga saja ada angel investor yang meminang mereka.triplogic

 

Iklan