Tag

, , , ,

Masih menyambung tiket cadangan kereta api untuk antisipasi keterlambatan Lion Air dari Banjarmasin, saat tiba di Jakarta pukul 17.00 WIB, hati masih deg-degan, akankah kereta dari Gambir ke Bandung pukul 20.00 WIB akan terkejar?

Proses menunggu bagasi cukup lama, pukul 17.30 WIB baru dapat bagasi, lalu ke pool bus yang ada di depan terminal 1A. Menunggu bus ke Gambir dan pukul 17.45 naik bus. Bus memutar dulu memunguti penumpang di pool terminal 1B, 1C, 2, 3, dan baru pukul 18.05 keluar bandara Soekarno Hatta. Bus melaju kencang, tampak hotel Best Western Hariston yang di depannya ada bekas lokalisasi Kalijodo,yang kini terlihat mentereng. Lalu berjalan perlahan di depan Central Park sampai depan Monumen Nasional.Baru melaju lagi dan sampai di stasiun Gambir sudah pukul 19.15 WIB. Segera lari ke mesin check in lalu naik ke lantai 2, line 1, dimana kereta Argo Parahyangan akan diberangkatkan. Berhubung masih setengah jam, saya titip bawaan saya yg 14 kg ini (timbangan waktu check in Lion) ke penumpang yang sedang duduk di kursi. Saya turun ke stasiun Utara untuk menuju loket refund tiket cadangan( berangkat pukul 05.00 esok , buat jaga jaga kalau ketinggalan kereta pukul 20.00  WIB). Dapat antrian no 327, sementara yang dilayani baru no 290. Saya tunggu 10 menit baru terlayani 2 orang, berarti saya baru terlayani 2 jam lagi. Sadar akan kemustahilan ini akhirnya masuk lagi ke pintu boarding. Dan pas sampai line 1 kereta sudah datang. Tak lupa saya berterima kasih ke mbak yg sudah nungguin bawaan saya.

Kereta berangkat tepat pukul 20.00 WIB. Karena lapar dan haus, saya langsung ke restorasi yang ada di sebelah gerbong saya. Makan nasi goreng Parahyangan dan cappucino. Enak. Lalu balik ke gerbong, dan SMS customer service on the road,minta bantu untuk proses pembatalan tiket kereta. Petugasnya ramah dan membantu koordinasi. Sekitar 15 menit kemudian datang lagi,dan mengatakan permintaan maaf kalau dia mendapat informasi dari teman bagian ticket bahwa pembatalan harus dilakukan di loket stasiun Bandung, besok jam 4 pagi atau sekitar jam sebelum kereta tersebut berangkat. Sesuatu yang absurd menurut saya, kereta sampai Bandung pukul 23.30, berarti harus nunggu 4,5 jam buat refund tiket. Mana capek dan ngantuk pula.

Ya sudahlah, terpaksa sekali, tiket 80 ribu, saya relakan untuk hangus daripada nambah biaya parkir inap  1 hari + tidur tidak nyenyak di stasiun+bahaya mengemudi saat kurang tidur. Menurut saya, kereta api perlu memperbaiki layanan pembatalan tiket seperti penerbangan, dimana bisa dilakukan via aplikasi atau via agen, tidak harus datang dan antri di stasiun. Dalam sebulan ini sudah 2 x tiket kereta saya hangus, karena ketidak fleksibel and proses cancel/pembatalan dan refund tiket kereta api. Atau lain kali beli tiket go show saja, karena low season biasa banyak tiket go show yang tersedia.

Iklan