Tag

, , , ,

Setelah turun dari pesawat dan masuk terminal,  saya cari mushola. Ternyata ada mushola yang bersih dan wangi di koridor ketibaan. Setelah itu ke tempat pengambilan bagasi, yang anehnya bagasi diletakkan di belt conveyor nya tidak sesuai yang tertulis di layar monitor.

Sesudah itu kami keluar,  ke pool Damri,  beli tiket ke stasiun Gambir seharga 40 ribu/orang. Jalanan macet,  sehingga perlu 1,5 jam. Sebenarnya bisa beli di bis juga,  dimana pemeriksaan tiket dilakukan ketika berada di tugu kawasan bandara.

Sesampainya di stasiun Gambir kami cetak boarding pass,  lalu naik ke lantai atas, makan di hoka hoka bento. Paket teriyaki simple dihargai 36 ribu,  terdiri dari ayam teriyaki,  chicken roll,  nasi dan salad. Oh ya,  ada penitipan koper gratis di security hokben. Usai makan nunggu maghrib di tempat duduk dekat mushola.  Ternyata mushola nya sedang direnovasi,  sehingga untuk sholat dipindah ke masjid stasiun Gambir yang berjarak 50 meter dari stasiun.

gerbong eksekutif.jpg

interior gerbong eksekutif 1

kemasan kopi pun ada ceritanya.jpg

wadah kopi pun ada ceritanya. keren

Kereta berangkat tepat waktu,  yaitu pukul 18.45 dan tiba di Bandung pukul 21.55. Gerbong yang kami naiki malam ini adalah gerbong eksekutif yang sudah kelihatan tua. Maklum,  tiket nya cuma 60 ribu (lebih murah daripada gerbong ekonomi waktu berangkat) dari promo di tiket.com.

Iklan