Tag

, , , , , , ,

Pertama kali naik kereta api ini di kelas ekonomi. Tak seburuk yang kubayangkan, ternyata kabin kereta ini masih baru, bersih, dan konfigurasi tempat duduknya 2:2, beda dengan umumnya kelas ekonomi yang 3:2.
Untuk rute Tulungagung Yogyakarta kelas ekonomi bertarif 200 ribu, sedangkan eksekutif 250 ribu. Selisih sedikit antar 2 kelas ini.
Cukup nyaman, namun karena musim balik lebaran, kereta penuh penumpang. Banyak yang kecele tadinya mengira ada tempat untuk tidur selonjoran ternyata tidak ada. Kereta yang menarik dan bersih ini juga menyediakan makanan minuman. Makanan utama nasi goreng ikan asin berlauk telur mata sapi dan acar sayuran seharga 20 ribu dan dikemas dalam wadah layaknya fast food. Untuk minuman kopi dijual 6 ribu. Lumayan lah. Di sini kelihatan bahwa tiap daerah operasional punya ciri sendiri di restorkanya. Jika daop bandung pakai wadah hitam, di daop yogya ini pakai wadah fastfood. Inovatif.

Selasa, 30 Oktober 2018

Malioboro express ekonomi.jpg

Kali ini kami naik Malioboro ekspress dari stasiun Tulungagung ke stasiun Tugu Yogyakarta. Kami dapat tiket promo seharga Rp 50 ribu/orang dalam event KAI online travel fair awal bulan ini. Sangat besar potongan harganya.

Kereta ini kereta terakhir hari, karena berangkat pukul 22.25, dimana sebelumnya ada KA Dhoho pukul 21.50 dari Surabaya berakhir di Blitar. Sedangkan kereta berikutnya Malioboro Ekspress dari Yogyakarta ke Malang.

Gerbong ekonomi Malioboro Ekspress yang kami tumpangi terlihat sepi, mungkin hanya terisi setengah. Gerbong ekonomi kereta ini formasinya 2-2, duduk berhadapan, namun jarak dengan kursi di hadapan lebih lebar daripada Kahuripan. Cukup nyaman.

Iklan