Kesan pertama ketika akan mendarat di Perth adalah tampak menghijau ladang anggur dan kebun, kemudian berganti ke real estate dan di tengahnya gedung pencakar langit, lalu gudang kargo dan akhirnya bandar udara Perth International.
Transportasi ke kota bisa menggunakan bus Transperth no 57 seharga AUD4 yang mangkal di terminal domestik. Untuk mencapainya bisa naik bus shuttle antar terminal. Bisa juga naik bus Connect yang mengantarkan langsung ke hotel seharga AUD15. Bisa juga naik taksi atau sekalian rental mobil mulai kisaran AUD40.
Selanjutnya untuk menginap pastikan berada dalam area free CAT, yaitu angkutan gratis keliling kota yang terbagi dalam 3 rute. Jika di luar itu sebaiknya rental mobil atau bisa menggunakan transportasi lain seperti bus dan kereta Transperth.
Bagi saya Perth mempesona karena kebersihan dan kesegaran udaranya. Tak mengherankan mengingat lokasinya dekat kutub selatan dan dikelilingi hijaunya pepohonan. Emisi kendaraan juga terjaga. Ada kebun raya Kings Park yang isinya tanaman dan bunga asli Australia, ada kebun raya Araluen dengan bunga tulip indahnya (musim tertentu), pelangi yang selalu muncul pasca hujan, Murray and Hay Street Mall yang trendi, Perth Mint dan kantor pos yang menjual koin emas, perak dan logam lain yang bisa dikoleksi dan untuk investasi, klasik dan uniknya toko di Freemantle seperti belanja di tahun 1900 an (asli bukan imitasi), makanan aneka budaya (Arab,India, Thai, fish n chip) meski agak mahal-rata2 AUD15/porsi tapi cukup mengencangkan untuk 2 orang Asia.
Terlihat indah dimata dan nyaman di hati, apalagi di suhu yang cukup dingin ini, penghujung musim dingin menuju musim semi.

Iklan