Iklan

Pengalaman Naik Garuda Indonesia Tahun 2019 (Part 2)


Setelah selesai urusan di Banjarbaru, saya kembali ke Jakarta menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA539 yang berangkat pukul 20.00 WITA dari bandara Syamsudin Noor (BDJ) dan tiba di bandara Soekarno Hatta (CGK) pukul 20.45 WIB.

Kami ke bandara naik Grab Car pukul 12.30 WITA dengan sopir yang ramah dan kocak, pernah kuliah bahasa Inggris dan D3 pariwisata, yang cerita pernah bawa tamu Sail Banjarmasin (lanjutan Sail Bunaken) tahun lalu, yang mengeluh selain makanan apa yang bisa dilihat lagi di Kalsel. Memang saat ini masih terbatas pasar terapung Lok Baintan/Kuin, pasar dan pendulangan intan Martapura, Loksado, soto Banjar Bang Amat (lengkap dengan pertunjukan musik madihin). Pas di kawasan bandara juga mengkritik deretan lapak oleh-oleh sepanjang jalan yang memberi kesan kumuh, sambil membandingkan kemegahan jalur ke bandara di negara maju. Saya rasa sudah banyak orang Indonesia yang pernah ke negara maju, tinggal apakah mampu mengubah kondisi yang ada saat ini menjadi lebih baik. Ada tambahan ongkos masuk bandara 5000 Rupiah.

Bandara Syamsudin Noor terasa sangat sepi, berbeda dengan tahun lalu, ketika harga tiket pesawat masih murah. Naik pesawat domestik kembali eksklusif, karena rakyat kebanyakan kembali naik kapal laut. Bayangkan saja Jakarta Banjarmasin yg cuma 1 jam 45 menit paling murah 1,1 juta (Lion/Citilink), sementara Jakarta Singapura cuma dengan jarak dan waktu tempuh yang mirip cuma 300 ribu (Air Asia/Scoot/Jetstar). Aneh juga ya, ke luar negeri jauh lebih murah daripada dalam negeri, karena pemerintah Indonesia tidak punya kuasa mengatur tarif maskapai asing/luar negeri.

Sambil berpikir mungkin akan membosankan/kedinginan menunggu 7 jam di bandara yang sepi penumpang ini, akhirnya kami putuskan masuk ke lounge Concordia Premier meski harus membayar 135 ribu Rupiah/orang. Memang benar-benar sepi. Jika dulu di bandara ini, tiap 30 menit ada pengumuman masuk ruang tunggu &boarding, sekarang rasanya 2 jam baru kedengaran.

Pukul 19.45 ada panggilan boarding, karena membayar Concordia Premier, dapat fasilitas pengantaran ke pesawat naik mobil, tidak naik bus seperti penumpang lainnya. Rasanya ? nyaman aja. Malam kemarin saya pilih kursi 45 A, nomor 2 paling belakang dekat jendela kiri, mau lihat kelap kelip Jakarta saat malam. Kode registrasi pesawatnya PK-GFF. Jenis pesawatnya Boeing 737-800. Berbeda dengan saat berangkat yang sepi, saat balik ke Jakarta ini pesawat hampir penuh, mungkin load factornya 95%, depan belakang kanan saya penuh terisi.

Diawali dengan permintaan maaf karena delay 15 menit, lalu peragaan keselamatan. Pukul 20.15 WITA pesawat meninggalkan landasan menuju Jakarta. Pilihan acara IFE (In Flight Entertainment) masih sama, saya pilih acak saja, mulai bosan, ganti yang lain. Karena sudah letih keluar penginapan dari jam 7 pagi, dan kekenyangan makan minum di Concordia Premier lounge tadi. Menu makan malam ini sama dengan sarapan, yaitu nasi goreng. Bedanya berasnya pulen, nasinya lengket/dicetak, lauknya ikan bukan ayam, desertnya pudding bukan buah potong. Lumayan enak, habis juga meski perut masih kenyang. Minumnya saya pilih jus jambu dan air putih. Perjalanan lancar, sedikit turbulensi di atas teluk Jakarta mendekati CGK. Kelap kelip lampu pelabuhan dan gedung-gedung pencakar langit Jakarta terlihat cukup jelas.

Pukul 21.00 WIB pesawat tiba di bandara Soekarno Hatta (CGK). Parkir di remote area, sehingga dijemput dengan bus untuk mencapai terminal 3 bandara Soekarno Hatta. Pintu kedatangan Terminal 3 keren, lebih bagus daripada pintu kedatangan terminal 2 Changi. Dengan hiasan dan lukisan yang menarik, terasa modern terminal ini. Banyak jalur, ada ke ruang transit, ada yang ke mall, ada ke tempat pengambilan bagasi. Petunjuknya jelas sekali. Mau mampir ngopi-ngopi dulu di terminal 3, apa daya sudah ngantuk dan lelah, buru-buru naik skytrain/kalayang menuju terminal 2 dimana terminal bus Primajasa berada. Buru-buru pulang ke Bandung, selain ngantuk dan lelah, takut tidak kebagian kursi Primajasa mengingat besok adalah long weekend (libur 3 hari). Dan betul, bus Primajasa yang kami tumpangi penuh.

Naik Garuda Indonesia GA539 tadi malam memuaskan. Senang melihat maskapai kebanggaan bangsa Indonesia ini penuh penumpang. Semoga mampu menambah pundi-pundi Garuda, sehingga menjadi perusahaan yang untung. Lagu penutup tadi malam bukan “Satu nusa satu bangsa….kita bela bersama” lagi, tapi lagu “Rasa sayange” dengan aransemen yang keren.

Iklan

Jadwal Bus Primajasa Bandara Soekarno Hatta Ke Bandung Dan Sebaliknya (Tahun 2019)

Tag

, , , ,


Cara paling mudah dan murah untuk menuju Bandung dari bandara Soekarno Hatta (CGK) adalah menggunakan bus Primajasa. Kenapa ? karena tidak perlu transit, banyak jadwalnya, dan lebih murah.

Tidak perlu transit di sini adalah jika dibandingkan naik kereta api, yang perlu naik bus DAMRI ke stasiun Gambir, lalu naik kereta api ke Bandung. Ongkos DAMRI Rp 40 ribu, ongkos kereta Argo Parahyangan termurah (ekonomi) Rp 110 ribu. Total Rp 150 ribu. Belum lagi jadwal kereta yang terbatas sampai jam 8 malam dan ada lagi jam 5.30 pagi. Jadi yang tiba jam 9 malam seperti saya tadi malam perlu bermalam di stasiun Gambir untuk menunggu kereta paling pagi ke Bandung.

Karena tak mau buang waktu sia-sia menunggu kereta paling pagi, 7 jam di stasiun Gambir yang gerah di kursi besi yang kurang nyaman, sehari sebelumnya saya batalkan tiket kereta api yang sudah saya beli sebelumnya di aplikasi KAI Access (maksimal pembatalan 24 jam sebelum keberangkatan) dengan potongan 25%.

Begitu tiba di terminal 3 (tadi malam naik Garuda Indonesia), saya lanjut naik skytrain ke terminal 2 dimana ada terminal bus termasuk Primajasa. Sebenarnya bisa juga langsung pesan tiket di terminal 3 karena bis Primajasa juga berhenti untuk menjemput penumpang di terminal 3.

Untuk beli tiket di terminal bus bandara, penumpang input pemesanan tiket yang nantinya ada kode QR untuk buka gate naik bus. Mungkin juga untuk pendataan bayaran bus ke Angkasapura 2. Baru ke counter Primajasa yang ada paling kiri pintu masuk. Tiket bus Primajasa ke Bandung Rp 115 ribu saja (lebih murah Rp 35 ribu daripada kombinasi DAMRI + kereta api).

Jadwal bus Primajasa dari Bandara Soekarno Hatta ke Bandung mulai pukul 07.00 pagi sampai 02.00 dinihari. Berangkat tiap 30 menit. Jadi tidak ada bus Primajasa ke Bandung antara pukul 02.00 sampai 07.00. Tunggu aja di mushola bandara atau terminal bus bandara, karena bus DAMRI ke stasiun Gambir juga tidak beroperasi dari pukul 24.00 sampai 04.00 pagi.

Kalau tidak mengejar waktu, naik bus ini bisa menjadi pilihan utama. Mengenai ketepatan waktu tergantung kondisi jalan. Tadi malam kami berangkat dari terminal 2 pukul 22.00 WIB sampai pool bus Primajasa Batununggal Bandung pukul 04.00 WIB (6 jam), karena macet parah di Bekasi sampai Cikarang Timur) dengan adanya proyek tol layang ( 4,5 jam untuk jarak 65 km). Itupun masih lumayan, jam 4 Subuh sudah sampai Bandung, dibanding naik kereta api yang baru berangkat dari Gambir pukul 05.30 dan tiba di Bandung pukul 9 pagi.

Untuk arah sebaliknya dari Bandung ke bandara Soekarno Hatta, selama masih berlangsung proyek jalan tol layang sebaiknya pilih naik kereta, kalaupun terpaksa naik bus, alokasikan waktu paling tidak 8 jam sebelum keberangkatan. Jadwal bus Primajasa dari pool Batununggal ke Bandara Soekarno Hatta mulai pukul 22.00 sampai 17.00, setiap jam ada keberangkatan, tidak ada jadwal antara pukul 17.00-22.00.

Care Center bus Primajasa di bandara Soekarno Hatta : 021 5591 5555

Berikut jadwalnya (scan form pemesanan bus Primajasa) :

jadwal bus primajasa 2019 bandara soekarno hatta

Selain bus, Primajasa juga menyediakan jasa Shuttle Bus. Dimana rute dari Bandara Soekarno Hatta ke pool jl Diponegoro dan BTC Bandung mulai pukul 07.15 pagi hingga 23.15 malam. Sekali tiap jam. Cocok untuk wisatawan yang berkunjung/menginap di pusat kota Bandung. Tarifnya Rp 170 ribu. Rute sebaliknya ada jadwal pukul 23.00 sampai 15.00 WIB.

Care Center Shuttle Primajasa (RedWhite Star)

– BTC (jl Pasteur) : 0812 2345 4514

– Diponegoro (dekat Gedung Sate) : 0812 2108 5084

– Terminal 1C Soetta : 0852 1135 2267

– Terminal 2F Soetta : 0852 1358 7444

– Terminal 3 Soetta : 0852 1661 2418

Berikut jadwalnya (scan bosur shuttle Primajasa):

jadwal shuttle primajasa 2019

Nyamannya Concordia Premier Lounge Banjarmasin

Tag

, , , , ,


Executive lounge ini terletak di bandara Syamsudin Noor Banjarmasin. Ada 2 macam lounge, yaitu Concordia Lounge dan Concordia Premier Lounge. Akses pembayarannya satu tempat dengan tarif yang berbeda. Concordia Rp 100 ribu, Concordia Premier Rp 135 ribu. Perbedaannya yang Premier tempat duduknya berupa sofa empuk dan diantar pakai mobil khusus ketika naik pesawat, sedangkan yang Concordia biasa kursinya lebih keras dan tidak di antar mobil waktu ke pesawat. Persamaannya adalah dapat fasilitas free check in tiket & bagasi,WIFI (semua penumpang dapat karena fasilitas Angkasapura), serta makan dan minum sepuasnya.

tempat duduk Concordia Premier Banjarmasin

sofa versi lain Concordia Premier Banjarmasin

Karena jarang naik pesawat, tak apalah masuk ke Concordia Premier. Pembayaran bisa pakai kartu kredit maupun tunai. Untuk masuk ke Premier diberikan semacam kupon untuk diserahkan ke petugas di pintu masuk Premier. Kami masuk pukul 12.48 WITA, menunggu pesawat pukul 20.00 WITA. Artinya kami 7 jam berada di lounge ini. Antara pukul 12.48 – 16.00 WITA lounge ini sangat sepi, hanya 4 orang termasuk kami. Kami nikmati sepuasnya mumpung masih sepi. Penerbangan pun sangat sedikit, hanya 2 x panggilan boarding yaitu ke Balikpapan dan Makassar.

Ketika kami duduk langsung ditawari kopi atau teh. Lalu kami mulai menjelajah menu makanan all you can eat (makan minum sepuasnya) ini. Ada gorengan (pisang, singkong, tahu, tempe, pancake dengan topping coklat/strawberry), kue khas Banjar yang enak-enak (bingka,amparan tatak, petah,pare,puteri selat, serimuka, bolu caramel, kakicak), singkong Thailand, es buah (isi melon nata de coco selasih), jeruk lokal (madang), buah potong (pepaya, melon, semangka), nasi (putih, goreng sayuran, kwetiaw saus tiram) dan lauk (sate ayam, ayam woku belanga, ikan dori asam manis), soto (ayam banjar), sayur tumis labu siam, aneka mie rebus, aneka jus (jeruk, semangka, infused water lemon). Sangat sepadan mengingat banyaknya pilihan dan waktu menikmatinya yang lama (vs Hanamasa yang 200 ribu untuk 1 jam).

kue khas Banjar, singkong Thailand, jeruk madang, es melon

nama nama kue khas Banjar

hot drink & internet corner

noodle station

aneka gorengan (pisang, tahu, tempe) dan pancake

sate ayam yang tinggal separuh

tahu tek dengan sambal kacang petisnya serta soto banjar

nasi putih dan nasi goreng

tumis labu siam dan kwetiaw saos tiram

ikan dori asam manis dan ayam woku belanga

jus semangka, jeruk, infused water di cold drink station

Pukul 16.00 berduyun-duyun lounge ini dipenuhi konsumen. Jadi riuh dengan anak yang lari dan orang dewasa yang berbincang keras. Tapi hanya 1 jam saja, pukul 17.00 sepi kembali seiring panggilan boarding pesawat Citilink ke Surabaya.

Bacaan nya juga cukup banyak, ada majalah Mandiri/BTN/BJB Prioritas. Mungkin karena pengelola Concordia Lounge ini adalah Angkasapura, sesama BUMN dengan Mandiri/BTN. Selain berbayar, juga bisa diakses dengan membeli tiket eksekutif Garuda Indonesia, redeem poin kartu kredit, gratis untuk nasabah tabungan prioritas dan beberapa kartu kredit premium (infinity,world,solitaire).

Nilai plus lainnya adalah ada Coffee Corner dengan mesin kopi by order, saya pesan Cappucino, gratis, rasanya mirip sekali dengan kopi seharga Rp 20 ribu yang saya beli di Coffee Point Indomaret tadi malam, ada hot drink station (kopi, teh, milo, gula) lengkap dengan cemilan, internet, musholla, toilet pria/wanita.

coffee station

cappucino

musholla/surau

PC internet

toilet yang lengkap dengan semprotan air, tempat sampah dan gantungan baju

Memuaskan menikmati kenyamanan executive lounge Concordia Premier Banjarmasin ini. Petugas ramah, makanan minuman melimpah, internet cepat, ruangan bersih dan wangi, kursi empuk, mobil pengantar masih  baru. Mantap. Tapi jangan rakus makan minum, karena perut terlalu penuh bisa mengganggu kenyaman perjalanan. Nikmati secukupnya.

Catatan : makanan minuman sangat lengkap saat makan siang hingga sore (12.00-16.00), saat saya foto, ketika makan malam (18.00-19.30) tinggal setengah menu saja yang tersedia

Airyrooms Di Banjarbaru Kalimantan Selatan

Tag

, , , ,


Berhubung harga tiket pesawat dari Jakarta ke Banjarbaru cukup mahal, saya cari penginapan di Banjarbaru yang layak terstandar dengan harga murah. Terstandar di sini artinya kasur yang empuk, AC dingin, TV kabel, shower/pancuran untuk mandi, toilet duduk, air minum, WIFI, gantungan baju. Dan itu saya dapatkan di Airyrooms.com. Ada 2 Airyrooms yang saya inapi selama 3 hari 2 malam ini. Yaitu Airy Syariah Jl Suriansyah ujung (Safwah Guesthouse) dan Airy Eco Syariah Janar 2 (Semata Wayang Homestay). Syariah di sini artinya jika yang menginap beda kelamin harus menunjukkan surat nikah atau identitas (EKTP) dengan alamat yang sama.

Review saya mengenai kedua Airyrooms ini sebagai berikut.

1. Airy Syariah Jl Suriansyah ujung (Safwah Guesthouse), diantara kantor Balai Kota dan SMAN 2 Banjarbaru.

Kelebihannya :

+ TV kabel dengan 30 lebih saluran, gambar bersih.

+ AC kuat dan dingin

+ Ada meja kerja

+ Teko untuk rebus air, lengkap teh, kopi dan gula sachet

+ Ada trio snack Airy gratis + 2 botol air mineral 600 ml

+ Shower panas dan dingin, tekanan air kencang

+ Dekat tempat makan seputar lapangan Murjani, Alfamart

+ Ada ruang lobby, dekorasi sepeda yang cukup instagrammable

+ Kasur nyaman, ada dipan.

Kekurangannya :

– Kamar 105 lembab, perlu menyalakan AC dulu.

2. Airy Eco Syariah Janar 2 (Semata Wayang Homestay). Berada di area perumahan tengah kota Banjarbaru. Disewakan bulanan 2,2 jt/orang, 2,6 jt/jika diisi 2 orang.

Kelebihannya :

+ TV kabel dengan 30 lebih saluran, gambar bersih.

+ AC dingin

+ Ada meja kerja

+ Ada trio snack Airy Gratis + 1 botol air mineral 600 ml.

+ Ada dispenser air panas + dingin tiap lantai

+ Dekat BNI Banjarbaru, PLN, PDAM, Alfamart, Indomaret dengan Coffee Point, KFC, pempek palembang.

+ Kasur yang nyaman

Kekurangan :

– Hanya shower dingin

– Penempatan TV di atas lemari, pas saja dengan kasur yang rendah, sambil tiduran nonton TV di atas lemari.

Kedua Airy ini tampak agak lebih bagus dari Airy di Banjarbaru yang pernah saya inapi sebelumnya yang kini kembali menjadi hotel Rahayu. Saya rasa Airyrooms bisa jadi alternatif penginapan hemat dengan fasilitas seperti hotel.

Tips Aman Dan Nyaman Melakukan Perjalanan Sendirian

Tag

,


Tips solo traveling dari traveler perempuan terkenal, Claudia Kaunang yang dimuat di majalah Mandiri Prioritas Volume I-2019 antara lain :

1. Cari destinasi yang aman

2. Ikuti suara hati, jangan memaksa pergi ke tempat yang meragukan atau kaki merasa berat untuk melangkah

3. Jangan terlalu seperti turis. Hindari membuka peta atau googlemaps bersuara keras.

4. Miliki jadwal yang rapi. Rencana detil, penginapan, rute, biaya, tempat wisata, nomor telepon kedutaan besar Indonesia.

5. Bertanya kepada orang yang tepat, misal resepsionis atau badan wisata setempat.

6. Hindari pulang ke hotel saat gelap

7. Update informasi ke keluarga atau teman. Nomor dan jam penerbangan, kereta yang ditumpangi, nama, lokasi, nomor kamar hotel. Atau sharing itinerary aplikasi Tripit lewat email.

8. Fokus, fokus, fokus. Jangan lengah/melamun.