Iklan

Mencoba Skytrain Dari Terminal 3 Soekarno Hatta 

Tag

, , , ,


Minggu lalu saya coba ke terminal 3 Soekarno Hatta International Airport  Jakarta untuk mencoba Skytrain yang menghubungkan terminal 3 dengan terminal 1.

Dari stasiun Gambir saya naik bus Damri,  turun di terminal 3 yang merupakan tempat pertama menurunkan penumpang Damri sebelum ke terminal 1 &  2. Dari tempat turun penumpang Damri jalan terus ke ujung melalui tempat tunggu shuttle bus,  di sana ada eskalator menuju ruang tunggu Skytrain. Oh ya,  dari luar tidak tampak sesuatu yang menarik di dalam ruang Check in terminal 3.Tampak polos alias garing. Untuk masuk ke dalam diperlukan tiket. 

Untuk Skytrain nya sendiri ada di luar,  di lantai bawah Check in, selantai dengan foodcourt yang tampaknya keren dan menarik untuk dikunjungi. Namun karena terbatasnya waktu,  saya menunggu Skytrain saja. Setelah menunggu 15 menit,  datanglah petugas Skytrain yang menginformasikan Skytrain sedang gangguan di terminal 2, tidak bisa dipastikan kapan bisa jalan lagi. Akhirnya para calon penumpang bubar satu persatu,  kebanyakan menuju shuttle bus yang ada di atas.  Banyak yang tampak kecewa. Maklum saja,  masih masa percobaan. 


Overall,  masih perlu terus diperbaiki terminal 3 ini. Supaya layak bersaing dengan Changi. Saya rasa terminal 1 &  2 terlihat lebih elegan daripada terminal 3, pasca di bersihkan dan direnovasi. Ukiran dan pilar pilar di ruang tunggu sungguh cantik. Ditambah free WiFi dan fasilitas lainnya yang lebih bagus dari sebelumnya. Keren

Iklan

Balada Pembatalan Tiket Kereta Api

Tag

, , , ,


Masih menyambung tiket cadangan kereta api untuk antisipasi keterlambatan Lion Air dari Banjarmasin, saat tiba di Jakarta pukul 17.00 WIB, hati masih deg-degan, akankah kereta dari Gambir ke Bandung pukul 20.00 WIB akan terkejar?

Proses menunggu bagasi cukup lama, pukul 17.30 WIB baru dapat bagasi, lalu ke pool bus yang ada di depan terminal 1A. Menunggu bus ke Gambir dan pukul 17.45 naik bus. Bus memutar dulu memunguti penumpang di pool terminal 1B, 1C, 2, 3, dan baru pukul 18.05 keluar bandara Soekarno Hatta. Bus melaju kencang, tampak hotel Best Western Hariston yang di depannya ada bekas lokalisasi Kalijodo,yang kini terlihat mentereng. Lalu berjalan perlahan di depan Central Park sampai depan Monumen Nasional.Baru melaju lagi dan sampai di stasiun Gambir sudah pukul 19.15 WIB. Segera lari ke mesin check in lalu naik ke lantai 2, line 1, dimana kereta Argo Parahyangan akan diberangkatkan. Berhubung masih setengah jam, saya titip bawaan saya yg 14 kg ini (timbangan waktu check in Lion) ke penumpang yang sedang duduk di kursi. Saya turun ke stasiun Utara untuk menuju loket refund tiket cadangan( berangkat pukul 05.00 esok , buat jaga jaga kalau ketinggalan kereta pukul 20.00  WIB). Dapat antrian no 327, sementara yang dilayani baru no 290. Saya tunggu 10 menit baru terlayani 2 orang, berarti saya baru terlayani 2 jam lagi. Sadar akan kemustahilan ini akhirnya masuk lagi ke pintu boarding. Dan pas sampai line 1 kereta sudah datang. Tak lupa saya berterima kasih ke mbak yg sudah nungguin bawaan saya.

Kereta berangkat tepat pukul 20.00 WIB. Karena lapar dan haus, saya langsung ke restorasi yang ada di sebelah gerbong saya. Makan nasi goreng Parahyangan dan cappucino. Enak. Lalu balik ke gerbong, dan SMS customer service on the road,minta bantu untuk proses pembatalan tiket kereta. Petugasnya ramah dan membantu koordinasi. Sekitar 15 menit kemudian datang lagi,dan mengatakan permintaan maaf kalau dia mendapat informasi dari teman bagian ticket bahwa pembatalan harus dilakukan di loket stasiun Bandung, besok jam 4 pagi atau sekitar jam sebelum kereta tersebut berangkat. Sesuatu yang absurd menurut saya, kereta sampai Bandung pukul 23.30, berarti harus nunggu 4,5 jam buat refund tiket. Mana capek dan ngantuk pula.

Ya sudahlah, terpaksa sekali, tiket 80 ribu, saya relakan untuk hangus daripada nambah biaya parkir inap  1 hari + tidur tidak nyenyak di stasiun+bahaya mengemudi saat kurang tidur. Menurut saya, kereta api perlu memperbaiki layanan pembatalan tiket seperti penerbangan, dimana bisa dilakukan via aplikasi atau via agen, tidak harus datang dan antri di stasiun. Dalam sebulan ini sudah 2 x tiket kereta saya hangus, karena ketidak fleksibel and proses cancel/pembatalan dan refund tiket kereta api. Atau lain kali beli tiket go show saja, karena low season biasa banyak tiket go show yang tersedia.

Pengalaman Naik Lion Air

Tag

,


Hahaha.saya awali dengan ketawa dulu, karena baru nulis pengalaman naik Lion Air, setelah jarang naik pesawat ini sejak 3 tahun tinggal di Bandung. Dulu tiap bulan paling tidak sekali,dan berhubung semuanya kurang bagus, baik pesawat maupun bandara nya, jadi malas membahasnya.

Nah sambil nunggu bagasi dan ada free WiFi, maka saya cerita pengalaman naik Lion kali ini (ke seratus sekian :)). Oh ya, dekat mulut belt conveyor ada layar CCTV yang menunjukkan proses unloading. Bisa memperkecil peluang pencurian bagasi di bandara Soekarno-Hatta.Keren.

Tadi cukup riuh ditambah deg degan,karena baru berangkat dari rumah pukul 13.00 WITA, padahal pesawat saya terbang pukul 14.45. Naik Grab bayar 26 ribu, sambil dapat cerita dari sopir,  kalau temennya kemarin ada yang dipukuli sopir taksi offline di bandara. Abang ini juga kasih tahu kalau hari ini ada demo taksi Offline di Banjarmasin, dan ada peraturan pemerintah pusat yang melarang taksi online beroperasi sampai 1 November 2017. Tapi abang ini tetap jalan karena memang butuh makan. Kalau saya karena benar benar tak tahu,  kalaupun tahu juga tetap pilih online karena fleksibilitas nya. 

Deg degan sejak mau masuk bandara, karena ada demo,  yang ternyata simulasi,  lalu pas masuk pemeriksaan pertama antri ada 20 orang di depan, trus di scan x Ray,  harus bongkar karena ada selai di tas,  laptop pun harus di keluarkan. Selesai drop bagasi baru pukul 13.45. Masuk pemeriksaan kedua antri lagi,  lebih parah. Ada yang sudah panggilan terakhir tapi masih stuck di situ. Kemacetan ini bermula dengan dipindahkan penerbangan malam ke siang semua,  karena ada kepulauan haji. 

Saat menunggu di ruang tunggu ada pengumuman kalau pesawat yang akan saya tumpangi baru berangkat dari Jakarta,  pertanda telat 1 jam. Setelah mendekati pukul 15.00 Wita ada pengumuman lagi pesawat baru berangkat dari Jakarta pukul 15.30 WIB. Banyak penumpang sudah panik,  mengabari keluarganya kalau kemungkinan baru tiba di Jakarta pukul 19.30 WIB,  atau telat 4 jam 45 menit. Saya pun ikut panik,  kalaupun itu benar, pasti ketinggalan kereta dari Gambir ke Bandung, yang terakhir berangkat pukul 20.00 WIB, dan akhirnya beli tiket kereta untuk besok  jam 5 pagi seharga 80 ribu via Tokopedia. 

Ternyata setengah jam kemudian ada pengumuman untuk naik pesawat. Hah. Tampaknya pesawat yang baru tiba dari Semarang digunakan buat mengangkut kami.  Pantesan penumpang Lion ke Semarang yang juga dapat pengumuman delay segera dapat kompensasi makanan dan minuman,  sedangkan kami yang direncanakan delay 4 jam lebih,  tidak dikasih apa-apa. Akhirnya meski telat,  45 menit kemudian kami sudah boarding tanpa kompensasi. 

Pesawatnya baru,  bersih, majalah edisi Oktober 2017 juga sudah tersedia (saat kemarin lusa belum ada).   Isinya cukup menarik saya untuk baca. Karena pesawat nya baru,  AC nya pun masih segar dan dingin. Pramugari nya juga ramah. Saat tiba di Jakarta kami juga tidak turun tangga,  tapi melalui garbarata. Menyenangkan naik Lion sore ini.

Museum Lambung Mangkurat Kini

Tag

,


Ini adalah museum provinsi Kalimantan Selatan yang berada di Jl Ahmad Yani Km 33,4 Banjarbaru. Terakhir ke sini tahun 2006 (11 tahun lalu),  kala itu tiket masuknya 500 Rupiah. Kini naik jadi 2000 Rupiah untuk dewasa.  Tetap murah. Ketika saya sampai pukul 15.45 Wita(15 menit sebelum tutup museum) , loket sudah tutup. Tapi tetap bisa masuk dengan gratis. 

Koleksi nya lengkap,  dari awal sebelum kerajaan Banjar berdiri,  hingga sekarang. Penampilan nya sudah sangat bagus dan modern, sangat berbeda dengan 11 tahun lalu. Bisa dibandingkan dengan museum nasional di Jakarta atau museum negara di Kuala Lumpur. Keren

Tiket Lion Banjarmasin –  Yogyakarta Naik 100%

Tag

, ,


Rute ini memang unik,  karena cukup banyak orang Kalsel yang sekolah atau berniaga di Yogyakarta,  sebaliknya banyak orang Yogyakarta dan sekitarnya bekerja di tambang,  kebun sawit maupun dinas di Kalsel. 

Uniknya kenapa? Karena 11 tahun pengamatan saya,  2004-2015, 1 pesawat per hari tidak cukup,  2 pesawat kebanyakan. Apa yang terjadi? Ketika cuma 1 (monopoli), harga tiketnya sangat tinggi,  nyaris 3x harga waktu ada 2 penerbangan. Dulu sebelum Mandala bangkrut,  Mandala satu-satunya yang menerbangi jurusan ini,  500 ribuan sekali jalan,  cukup mahal untuk tahun pra 2010. Lalu datanglah Lion,  harga rute ini sempat turun ke 250 ribu. Lalu Mandala yang tersingkir,  mungkin  karena agen tiket lebih suka jual tiket Lion.  Jadilah Lion penguasa tunggal dengan Tiket di atas 500 ribuan. 

Atas permintaan penumpang yang sering kehabisan tiket ke Yogyakarta terutama di weekend tahun 2011 ( puncak harga batubara),  datanglah Garuda Indonesia. Harga kembali turun di kisaran 350-375 ribu an. Beberapa kali naik Garuda yang cuma beda 25 ribu lebih mahal dari Lion,  tapi ternyata kursi nya hampir setengah yang kosong,  padahal full service lho,   dapat makan (snack),  minum,  ada TV dan majalahnya.  Sedangkan Lion masih penuh. Akhirnya Garuda yang undur diri dari rute ini. 

Rute ini isinya bukan cuma intelektual atau pebisnis seperti rute Jakarta – Surabaya/Yogyakarta,  tapi banyak transmigran, pekerja Blue collar di sawit,  tambak,  tambang Batubara (sering tanya ke mereka)  yang kebanyakan beli tiketnya di agen, yang milih jual tiket Lion yang komisinya lebih besar. 

Maka,  hari ini saya terkejut ketika seorang teman cerita kalau tiket sekali jalan Banjarmasin – Yogyakarta sudah sekitar 1 juta koma sekian ratus ribu untuk terbang sekitar 1 jam 15 menit. Wow,  lebih mahal daripada tiket Air Asia/ Thai Lion ke Bangkok yang sekitar 750 ribu untuk terbang selama 3 jam. Untuk membuktikan nya saya coba lihat harga tiket Banjarmasin Yogyakarta weekend ini,  ternyata valid,  pergi pulang 2,4 juta. 

Pantesan PNS Depkeu yang sewa rumah saya,  akhir tahun lalu mendadak telpon tidak perpanjang kontrak rumah dan akan minta dipindah balik ke Yogya lagi (rumah aslinya),  padahal sebelumnya  bilang senang banget kontrak di rumah saya,  sampai perpanjang 3 tahun. Alasan eskplisitnya beda sih,  tapi ini bisa jadi pemicunya,  bagaimana tidak, tiap weekend pulang ke Yogyakarta,  hampir 10 juta Rupiah/bulan anggaran buat naik Lion. Duit sendiri pula. 

Buat penumpang rutin rute ini,  yang melek tiket online dan suka traveling budget minim mungkin sedang berdoa “Kapan ya Air Asia terbang ke rute ini?”  Untuk mengakhiri penderitaan akibat tiket mahal Lion. 

Kalau buat saya,  untung saja sudah pindah Bandung, karena meski kemahalan tiket terbang langsung Bandung Banjarmasin yang 1 jutaan,  bisa diatasi dengan naik kereta dulu sambung Damri atau naik bus/Travel dari Bandung ke Cengkareng. Tiketnya masih manusiawi, Jakarta Banjarmasin  500 ribuan + Travel 120 ribu, belum kalau ada promo. Nambah waktu 3-5 jam Kira2. 

Yang Banjarmasin Yogyakarta bisa diakali dengan naik pesawat ke Surabaya yang 400 ribuan (dulu 300 ribuan saja,  bahkan pernah Citilink waktu masih logonya tulisan merah semi pink,  saya dapat tiket 250 ribu pp Banjarmasin Surabaya) sambung bus Damri + Patas Eka, lumayan nambah waktu sekitar 10 jam perjalanan darat,  plus pegel-pegel sampai rumah.  

Naik Lion Jangan Pilih 5 Deret Kursi Paling Belakang

Tag

,


Kenapa? Seperti yang saya alami hari ini,  kursi saya No 38, seharusnya kursi sampai No 39 (Boeing 737-900).Namun ternyata saat masuk pesawat kursi cuma sampai No 34(Boeing 737-800). Jadinya pindah duduk kemana saja yang kosong,  terutama No 20-an.

Jadi pilih No 1-34 saja,  lebih aman. Dan pastikan masuk ke pesawatnya lebih awal,  kenapa? Karena saya tadi pindah ke kursi No 24, ternyata pemegang boarding pass dengan no kursi no 24 yang datang belakangan malah dipindah ke kursi lain oleh mba pramugari. Semua berlangsung smooth.  Ada peningkatan pramugari Lion sekarang,  lebih sopan dan tetap tegas. Mungkin juga karena orang yang terbang ke Banjarmasin tidak mudah tersulut emosinya, sehingga menurut saja dipindah pindah tempat duduknya. 

Pesawat berangkat dan tiba tepat waktu. 

Makanan di Kereta Api Kini

Tag


Baru saja saya dapat WhatsApp dari kereta api waktu baru duduk di kursi kereta. Bagaimana mereka tahu nomor WhatsApp saya?   padahal saya reservasi tiket tidak pakai nomor ini. “Hai Pelanggan Kereta Api Indonesia,Anda Lapar?Anda Haus? Silakan datang ke restorasi kami,  Atau tunggu Prama/i kami melayani anda, Atau cukup pesan melalui SMS/WA Center dengan format berikut: Kode Booking/Menu/Jumlah/Waktu penyajian.  Kirimkan ke *08111755121*. Pesanan akan SEGERA Diterima sesuai permintaan anda. Ayo makan di Kereta.”

Berikut daftar menu dari profil WhatsApp yang masuk ke nomor saya. Tampaknya makanannya cukup bervariasi. Mungkin tetap enak dan otentik seperti yang pernah saya rasakan sebelumnya.

Sewaktu kelaparan tadi malam, Kamis 12 Oktober 2017, karena terakhir makan jam 10 siang, plus ngangkutin barang-barang,  akhirnya setelah menyimpan barang di kabin,  saya masuk ke restorasi kereta (restorka) ,  pesan nasi goreng Parahyangan (30 ribu) dan cappuccino (9 ribu) . Sungguh nikmat makan di saat lapar begini. Nikmat mana yang kau dustakan.  Apalagi restorka Parahyangan ini dilengkapi tempat yang nyaman plus siaran TV kereta api. 

Mau Bikin Paspor? Jangan Terlambat Bayar BPJS Kesehatan 

Tag

, ,


Beberapa ketentuan apabila terjadi keterlambatan pembayaran iuran JKN-KIS BPJS Kesehatan:

1.       Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013, dapat kami sampaikan beberapa hal sebagai berikut:

a.    Dalam hal keterlambatan pembayaran iuran lebih dari 1 (satu) bulan sejak tanggal 10, maka kartu Bapak/Ibu tidak aktif dan penjaminan layanan kesehatan diberhentikan sementara;

b.   Status kepesertaan JKN-KIS dapat aktif kembali apabila Bapak/Ibu melakukan pembayaran iuran bulan tertunggak;

c.    Dalam jangka waktu 45 (empat puluh lima) hari sejak status kepesertaan aktif kembali, apabila Bapak/Ibu menjalani rawat inap, maka wajib untuk membayar denda pelayanan kepada BPJS Kesehatan dengan ketentuan 2,5% x biaya pelayanan x jumlah bulan tertunggak.

2.       Peraturan Pemerintah Nomor 86 tahun 2013 tentang Tata cara Pengenaan Sanksi Administratif kepada Pemberi Kerja selain Penyelenggara Negara dan Setiap Orang, selain Pemberi Kerja, Pekerja, dan Penerima Bantuan Iuran dalam Penyelenggaraan Sosial, yaitu:

a.    Pasal 9 ayat (2) yang berbunyi :

Sanksi tidak mendapat pelayanan publik tertentu yang dikenai kepada setiap orang, selain pemberi kerja, Pekerja, dan penerima bantuan iuran yang memenuhi persyaratan kepesertaan dalam program jaminan sosial meliputi: a. Izin Mendirikan Bangunan (IMB); b. Surat Izin Mengemudi (SIM); c. sertifikat tanah; d. paspor; atau e. Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK)”.

b.   Pasal 11 ayat (2) yang berbunyi:

Sanksi tidak mendapat pelayanan publik tertentu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dicabut apabila setiap orang, selain pemberi kerja, Pekerja, dan penerima bantuan iuran tersebut telah mendaftarkan dirinya dan anggota keluarganya sebagai peserta kepada BPJS yang dibuktikan dengan menunjukkan kartu kepesertaan jaminan sosial atau surat tanda terima pendaftaran dari BPJS berikut bukti lunas pembayaran iurannya.

 Info lebih lanjut dapat menghubungi Care Center BPJS Kesehatan 1500-400 (24 Jam).

Yth. Bpk/Ibu yg mempunyai kartu Askes mohon di perbarui segera dgn diganti dgn kartu KIS (Kartu Indonesia Sehat) warna hijau putih Krn mulai bulan Oktober scr bertahap kartu lama mulai nggak berlaku.

Syarat penggantian

1. Kartu Jamkesmas warna biru abu abu :

Copy KTP, copy KK, copy kartu jamkesmas + ASLINYA

2. Kalau Askes kuning pensiunan :

Copy SK pensiun, copy KARIP,  daftar gaji taspen, copy KTP, copy KK, copy kartu askes + aslinya

3. Untuk Askes PNS aktif :

Copy SK terakhir, copy KP4, copy daftar gaji ledger, copy KTP, copy KK, copy kartu askes + aslinya

Silakan Bpk/Ibu yg punya segera di perbarui di kantor BPJS setempat , scr bertahap mulai Oktober kartu lama nggak berlaku

Terima kasih.

[27/9 7:22 AM] ‪+62 878-7868-5555‬: *Info BPJS*

Hati hati yg tidak  punya BPJS karena tahun depan 2018 akan sulit untuk  kepengurusan bahkan tidak bisa mengurus berkas…  Simak…..

INFO UNTUK PESERTA BPJS MANDIRI
1. Sistem pembayaran BPJS mandiri mulai September 2016 1 no virtual account berlaku untuk 1 keluarga (sesuai jumlah anggota keluarga yang tertera pada KK.

-Bila ada anggota keluarga menunggak, maka keluarga akan terkena dampaknya.

-Peserta diwajibkan membayar BPJS, karena tagihan BPJS dan denda tetap berjalan mesti kartu BPJS tidak aktif. Jadi jangan kaget kalau cek tagihan bisa sampai jutaan. Digunakan atau tidak BPJS, tetap wajib bayar.

-Jumlah bulan tertunggak maksimal 12 (dua belas) bulan.

-Besar denda paling tinggi Rp.30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah).

-Tagihan BPJS akan berhenti jika meninggal dengan SYARAT melaporkan ke BPJS dan melunasi tunggakan jika ada.
2. Perpres RI Nomor 111 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan, pasal 6 ayat 1 dinyatakan bahwa, kepesertaan Jaminan Kesehatan BERSIFAT WAJIB dan mencakup seluruh penduduk Indonesia sehingga TIDAK ADA proses penghentian keanggotaan JKN. Peserta HANYA BISA berhenti ketika data kematian atau meninggalnya peserta BPJS dilaporan dan masuk data base BPJS.
3. Sanksi bagi yang tidak memiliki BPJS tidak akan mendapat layanan publik. Lihat Peraturan Presiden no 86 tahun 2013 pasal 9. Layanan publik di maksud meliputi

– SIM, STNK, Sertifikat tanah, Paspor, IMB

Sanksi akan berlaku 1 JANUARI 2018

 

Cara Menentukan Harga Wajar Rumah Bekas

Tag

, , , , , ,


Terkadang kita kebingungan menentukan harga wajar rumah bekas yang akan kita jual/beli. Karena rumah mengandung nilai sejarah /romantisme bagi pemiliknya. Namun dalam jual/beli yang wajar umumnya mengesampingkan hal itu. Ada 2 cara yang sejauh ini saya ketahui :

1. Berdasarkan harga sewa,  dari beberapa referensi yang saya baca,  harga sewa rumah per tahun adalah 5%-8% dari harga pasaran properti. Berarti harga properti 12,5 sampai 20 x harga sewa per tahun. Misalnya, jika harga sewa rumah tersebut 12 juta pertahun, maka harga jual/beli yang wajar ada di kisaran 150 –  240 juta.

2. Berdasarkan biaya kepemilikan setara emas, misalkan rumah tersebut dibeli pada tahun 2006 seharga 55 juta,  kemudian direnovasi tahun 2009 menghabiskan 30 juta,  maka harga jual wajarnya tidak otomatis 55+30 = 85 juta,  tapi bisa ditentukan dari konversi biaya beli dan renovasi terhadap harga emas saat kegiatan itu di lakukan.  Dari referensi harga emas tahun 2006,  1 gram emas = 183 ribu Rupiah,  maka 55 juta Rupiah tahun 2006 setara dengan 300 gram emas.  Kemudian harga emas tahun 2009, 1 gram emas = 300 ribu Rupiah,  maka 30 juta Rupiah tahun 2009 setara dengan 100 gram emas. Total rumah tersebut telah menghabiskan biaya setara 400 gram emas. Ketika akan dijual sekarang-2017, saat emas 1 gram = 550 ribu Rupiah,   maka harga wajar rumah bekas tersebut adalah 400 gram x 550 ribu/gram = 220 juta Rupiah

Dari dua cara di atas terlihat bahwa harga wajar jual/beli rumah bekas menggunakan konversi biaya kepemilikan emas berada di antara harga minimum dan maksimum berdasar sewa rumah. Bila kita bisa jual/beli di atas harga tersebut,  maka kita mendapat harga premium.  Sebaliknya jika kita jual/beli di bawah harga tersebut,  maka kita mendapat harga diskon.

Mungkin ada yang punya cara/pengalaman  lain dalam jual/beli rumah bekas?