Iklan

Menikmati Ayam Sambal Ijo Texas Chicken

Tag

, , ,


Enak dan fresh. Itu yang menggambarkan rasa menu baru Texas Chicken, yaitu Ayam Sambal Ijo. Satu paket dengan Pepsi harga nya 32 ribu Rupiah termasuk pajak di Duta Mall Banjarmasin. Lain kali coba yang di Bandung, akankah rasa dan harganya sama.

Iklan

Pengalaman Menikmati JW Lounge Terminal 1A Bandara Soekarno Hatta

Tag

, , , , , , , , ,


Terakhir kali menikmati lounge ini sekitar 2 tahun, tatkala masih gratis masuk dengan menggunakan kartu kredit BNI. Namun sejak BNI tidak bekerjasama, saya cuma lewat depannya, atau kadang mampir beli roti unyil yang ada di depan pintu masuknya.

Nah, kali ini saya coba lagi, tidak gratis, karena yang gratis cuma debit prioritas Mandiri. Pemilik kartu Mandiri lain maupun yang bayar tunai, kena charge 80 ribu Rupiah/orang. Mampir ke sini karena JT 326 Jakarta Banjarmasin yang berangkat pukul 15.10 ditiadakan, dan pas minta dipindah ke JT 524 yang berangkat pukul 13.40, ternyata sudah full. Akhirnya dapat JT 526 yang berangkat pukul 16.40. Sementara itu saat saya check in baru pukul 11.50 (untungnya check in di meja all destination adalah tidak perlu menunggu 2 jam sebelum terbang, yang penting terbang pada hari itu). Masih ada waktu menunggu hampir 5 jam sebelum terbang. Daripada bengong menunggu di luar, lebih baik masuk ke dalam lounge. Saat kami masuk sepi, JW Lounge cuma terisi 10% dari kapasitas, tampaknya jarang orang yang mau bayar 80 ribu untuk lounge sesederhana itu

JW Lounge sebenarnya lounge paling sederhana yang pernah saya singgahi. Terutama dalam hal menu yang disajikan. Hanya ada makanan utama terdiri dari nasi, tahu telur, dan sayur nangka. Ada roti dengan pemanggangnya dengan 5 pilihan olesan : strawberry, nanas, coklat, kacang dan margarin. Minumannya ada kopi, teh, lime squash dan air putih. Kudapannya ada marning jagung dan stick pedas. Tambahannya ada sup sayur, kolak kacang hijau, gorengan bakwan, tempe, tahu, dan satu lemari pendingin berisi teh botol Sosro. Kalau di bandingkan TG Lounge yang ada di Denpasar atau Concordia T2 Surabaya/Singosari T1 Surabaya, ya kalah jauh. Buat saya yang paling penting masakannya enak, original, bukan fussion yang kadang kurang sesuai dengan selera.

Bacaannya juga banyak, adalah majalah Properti dan Marketer yang kalau saya lihat bandrolnya seharga 50 ribu per eksemplar, ditambah lagi koran Sindo, Investor Daily, Media Indonesia dan Jurnal Jakarta.

Selain makanan dan bacaan, tempat ini juga menyediakan toilet, mushola, dan tempat merokok. Ada juga WIFI gratis ber password yang kualitas sinyalnya kurang kuat, kalah dengan sinyal data Telkomsel/Indosat yang tertangkap di situ. Lumayanlah gratis.

Sekitar pukul 14.00 hujan badai di Jabodetabek termasuk bandara Soekarno Hatta. Banyak penerbangan ditunda. Misalnya JT 524 yang seharusnya terbang pukul 13.40, baru boarding pukul 15.00. Akibatnya berdatangan penumpang delay ke JW lounge, sampai penuh, bahkan menunggu sampai ada yang keluar. Kalau melihat penampilannya, tampaknya orang berduit semua.

Overall tidak buruk/not bad lah JW Lounge. Terutama buat yang jarang naik pesawat dan masuk lounge seperti saya sekarang ini. Sudah syukur, saat lapar, tinggal makan, saat haus tinggal minum, sepuasnya. Tarif lounge di Indonesia lumayan murah jika dibandingkan lounge di Singapura atau Malaysia yang dikisaran 240-300 ribu Rupiah lebih sekali masuk. Dan kebetulan juga, minggu lalu saat beli tiket ke Banjarmasin ini dapat promo, diskon 170 ribu tiap beli tiket minimal 1 juta di aplikasi Airy. Jadi charge 160 ribu/2 orang di JW Lounge seperti gratis. Alhamdulillah.

Scan Boarding Pass Lion Air Dapat 20.000 OVO Points

Tag

, , , , , ,


Sampai dengan hari Minggu, 7 Januari 2018 berlangsung promosi “Dapatkan 20.000 poin OVO setiap kali terbang dengan Lion Air Group. Poin dapat digunakan di rekanan OVO termasuk Hypermart, Matahari Department Store, Cinemaxx dan Max Coffee”.

lionair_ovo_banner

Buat yang belum punya kartu OVO dapat mendownload aplikasinya di App Store atau Google Play.

Hari ini, Senin, 11 Desember 2017 saya membuktikan bahwa promosi ini bekerja dengan baik. Begini notifikasi sesaat setelah scan boarding pass Lion Air di aplikasi OVO :

 

 

Cara Mendapatkan Uang Dari Jatah Bagasi Yang Tak Terpakai

Tag

, , , , , , , , , , ,


Seringkali kita bepergian menggunakan pesawat terbang tanpa membawa bagasi check in.  Padahal sudah jelas untuk perjalanan dalam negeri, penumpang Air Asia dapat jatah bagasi check in gratis 15 kg, Lion/Citilink/Sriwijaya/Batik/Garuda 20 kg. Biar tidak mubazir kini ada aplikasi titip bagasi, yaitu TRIPLOGIC yang bisa diunduh di Android Playstore.

Caranya mudah, unduh aplikasi tersebut, lalu lengkapi Nama, Email, Nomor Telepon. Lalu verifikasi dengan foto identitas E-KTP

BUAT PENGANTAR/TRAVELER ada tiga pilihan transportasi yang digunakan: pesawat, mobil, atau kereta api. Khusus untuk pesawat perlu memasukkan bukti tiket/itinerary. Imbalan buat pengantar 25 ribu rupiah per 2 kg, jika 20 kg dapat 250 ribu Rupiah. Lumayan kan. Nanti di bandara (saat ini ada di 20 bandara) ada kurir yang mengantar barang ke pengantar. Jika tidak mau repot kita bisa minta sekalian check in dan drop bagasi ke maskapai dengan membayar 10 ribu Rupiah ke kurir, setelah itu traveler tinggal duduk manis menunggu boarding pass beserta nomor bagasi dari kurir. Untuk keamanan, setiap bagasi titipan akan melalui XRay bandara, jika barang pengirim ilegal (narkoba, senjata tajam dll), Triplogic akan menyerahkan ke pihak berwajib, jika tidak lolos ukuran, maka akan dialihkan ke kargo. Di bandara ketibaan, pengantar/traveler menyerahkan ke kurir Triplogic. Selain uang, pengantar juga dapat poin yang dapat ditukar dengan merchant mitra Triplogic, misal toko oleh-oleh, hotel dan maskapai.

BUAT PENITIP kena tarif 35 ribu/2 kg untuk penerbangan kurang dari 1,5 jam, kena tarif 40 ribu/2 kg untuk penerbangan antara 1,5 sampai 2,5 jam, kena tarif 45 ribu/2 kg untuk penerbangan diata 2,5 jam. Tarif ini sudah termasuk biaya kurir. Penitipan bisa sampai 100 kg, menyesuaikan dengan rombongan traveler yang akan dititip.

Tagline aplikasi ini adalah mendapatkan uang dan poin dengan berbagi jatah bagasi untuk membawa barang titipan orang. Aplikasi yang keren ūüėÄ

Bandung Bandara Soekarno Hatta Naik Kereta Bandara


Simulasi waktu dan biaya naik kereta api dari Bandung sampai Bandara Soekarno Hatta Cengkareng untuk bulan Desember 2017.

Bandung-Jatinegara : Argo Parahyangan pukul 06.30, tiba di stasiun Jatinegara pukul 09.28. keluar stasiun, masuk lagi naik commuter Jabodetabek rute Jatinegara-Bogor turun stasiun Sudirman. Biaya mulai 80 ribu Rupiah untuk kelas ekonomi, dan 100 ribu Rupiah untuk kelas eksekutif.

Jatinegara-Sudirman : Commuter Line pukul 10.09, tiba di stasiun Sudirman pukul 10.59, jalan kaki 100 meter ke stasiun Sudirman Baru. Biaya 3 ribu Rupiah.

Sudirman Baru-Bandara Soekarno Hatta : Railink pukul 10.21, tiba di stasiun bandara Soekarno-Hatta pukul 11.16. Biaya 30 ribu Rupiah.

Waktu tempuh 4 jam 46 menit dengan 3 kali naik kereta. Biayanya mulai 113 ribu Rupiah.

Kelebihannya waktu lebih pasti daripada angkutan jalan raya, kecuali ada keterlambatan kereta misalnya gangguan sinyal.

Untuk tahun 2018 mungkin bisa lebih cepat lagi jika misalnya kereta Argo Parahyangan juga berhenti di stasiun Manggarai, dimana kereta bandara bermula dari sana. Sehingga cukup 2 kali naik kereta, yaitu kereta Bandung-Manggarai dengan kereta Argo Parahyangan, dan Manggarai-Bandara Soekarno Hatta dengan kereta Railink. Semoga saja begitu.

Jadwal dan Tarif Kereta Api Argo Parahyangan Kelas Ekonomi Kini

Tag

, , , , , , , , , , , , ,


PT Kereta Api Indonesia beberapa bulan ini mengganti gerbong kelas bisnis menjadi kelas ekonomi, dengan tarif sama, 80-90 ribu, Bandung Jakarta dan sebaliknya, namun dengan kualitas gerbong lebih baik. Tiket lebih murah bisa diperoleh di sini. Keberangkatan dari Bandung ke Gambir untuk hari Senin ada 12 x, ada yang pukul 04.15, 05.00, 06.30, 07.35, 8.35, 11.00, 11.35, 14.05, 14.45, 16.10, 19.40 WIB.

Seperti biasa, ada toilet, dan colokan listrik. Plus tambahan hiburan KA TV dan tempat minum di tiap kursi. Kabin penyimpanan barang juga seperti di pesawat. Lampu nya juga lebih terang. Kekurangannya adalah jarak antar kursi terasa sempit untuk orang dengan tinggi di atas 175 cm serta kursi fixed/tak bisa dibolak-balik, kursi no 1-11 menghadap searah kereta dari Bandung ke Jakarta, sedangkan kursi no 12-21 berlawanan arah, sehingga orang yang pusing duduk berlawanan arah kereta sebaiknya pilih kursi no 1-11. Di antara kursi no 11-12 di pasang TV untuk informasi dan hiburan. Toiletnya selain model jongkok, kini juga ada yg model duduk. Dibanding kereta api Senandung Sutera Malaysia, kereta di Indonesia jauh lebih baik dan nyaman. Dan saya rasa dari sisi harga jauh lebih worth it naik kereta api Indonesia daripada naik NSW Link di Australia atau JR di Jepang.

Daftar menu & harga makanan minuman KA Argo Parahyangan

Ada TV di antara kursi berhadapan

Kursi kulit imitasi

Tempat minum dan colokan listrik

Kursi sempit

Toilet Argo Parahyangan

Pada hari Kamis,  4 Mei 2017,struk pembelian makan minum sudah dalam bentuk print out. Keren.

Sabtu,  17 Juni 2017

Ternyata Argo Parahyangan jam 7.30 pagi dari Bandung ke Jakarta ada 3 kelas : eksekutif, bisnis,  ekonomi. Gerbong ekonomi nya seperti gerbong ekonomi jaman dulu, dimana formasi 2-3 berhadapan. Sempit, bersih dan wangi. Mungkin karena ekonomi sedang turun,  kelas ini penuh penumpang. Kelas lain longgar. Bisa dilihat saat memesan tiket sehari sebelum keberangkatan. Tarif kelas ekonomi  70 ribu,  sedangkan bisnis 80 ribu,  eksekutif  100 ribu. Kalau mau lebih nyaman dan tersangka sebaiknya naik kelas bisnis.  Selisih 10 ribu,  tapi selisih kenyamanannya  lebih dari itu. Yang jelas duduk kelas bisnis bisa diatur tidak berhadapan.

Sabtu, 28 Oktober 2017

Pagi ini saya naik kereta api Argo Parahyangan kelas ekonomi premium yang berangkat jam 4.15 pagi dari Bandung. Bagi yang bawa kendaraan, tempat parkir sudah buka dari jam 3.30 saat kami tiba di stasiun. Mungkin parkir ini buka 24 jam. Premium ekonomi tarifnya 90 ribu. Dibanding yang ekonomi (70/80 ribu) adalah adanya 2 TV selain 2 TV yang ada di tengah. Jadi di dalam gerbong premium ekonomi ini ada 4 buah TV yang cukup menarik siarannya. Selain itu kursi bisa agak direbahkan, tidak seperti ekonomi  biasa yang fixed. Satu lagi ada lampu baca tiap kursi. Inilah penampakannya.

tuas kursi argo parahyangan ekonomi premium.jpg

tuas kursi ekonomi premium

lampu baca argo parahyangan ekonomi premium.jpg

lampu baca ekonomi premium

gerbong premium ekonomi argo parahyangan.jpg

gerbong ekonomi premium

premium ekonomi argo parahyangan.jpg

interior ekonomi premium

Pengalaman Menginap di Hotel Blue Sky Pandurata Yang Dipesan Melalui Traveloka

Tag

, , , , , ,


Kali ini saya ingin menceritakan pengalaman menginap di hotel Blue Sky Pandurata Jl Raden Saleh Jakarta Pusat yang saya pesan melalui Traveloka. Saya pesan hotel ini karena mengantar istri yang ada acara seminar di hotel ini pada hari Sabtu, 28 Oktober 2017 yang lalu. Daripada capek bolak-balik Bandung Jakarta lebih baik menginap di hotel yang belum pernah kami inapi sebelumnya di Jakarta. Seminggu sebelum acara saya memesan melalui aplikasi Traveloka di handphone Android saya. Caranya sangat mudah, tinggal cari di kolom nama hotel/kota yang akan saya tuju, masukkan tanggal berapa menginap, berapa malam, dan berapa orang serta kamar yang diperlukan. Proses, lalu muncul gambaran mengenai hotel (foto, informasi fasilitas, tempat terdekat, peta, ulasan dari pengunjung sebelumnya) dan bermacam pilihan kamar beserta tarifnya. Saya pilih Hollywood bed dengan sarapan. Harga yang ditampilkan sudah harga final, sehingga saya khawatir akan  adanya biaya tambahan. Pembayarannya bisa menggunakan kartu kredit, internet banking, transfer via ATM, maupun bayar di minimarket Alfamart /Indomaret.  Memesan di Traveloka juga memberikan kenyamanan buat saya dengan adanya program Stay Guarantee, yang mana apabila kita mengalami kesulitan saat melakukan check-in dan pesanan yang sudah di bayar tidak tersedia atau dibatalkan secara sepihak oleh hotel, Traveloka menawarkan akomodasi pengganti dengan kualitas yang setara (atau bahkan lebih baik) untuk kita.

  

 

Hotel yang terletak di Jalan Raden Saleh Jakarta Pusat ini, kalau lihat di Googlemap jaraknya 4 km dari stasiun Gambir. Oh ya, kami dari Bandung ke Gambir menggunakan kereta Argo Parahyangan yang berangkat pukul 04.15 WIB dan tiba pukul 07.15 WIB, dan kami rencana lanjut ke hotel naik TransJakarta yang cuma 7 ribu Rupiah / 2 orang, naik dari halte Gambir 2, transit/ganti bus halte Senen, naik lagi sampai halte Kramat NU yang terdekat dengan hotel ini. Namun karena bawa koper, akhirnya kami menggunakan taksi online yang mengenakan biaya 12 ribu Rupiah saja, tanpa pandang bulu jalan macet apa lancar, dan point to point yaitu dari jalan Medan Merdeka Timur depan stasiun Gambir, ke lobi hotel Blue Sky Pandurata.

Sesampai hotel, kami langsung ke resepsionis menanyakan kamar yang sudah saya pesan di Traveloka. Saat memesan, di kolom yang disediakan Traveloka saya menuliskan permintaan kamar bebas asap rokok dan check in lebih awal.  Ternyata resepsionis sudah tahu akan hal itu. Namun karena kamar masih penuh, saya diminta menunggu beberapa saat di sofa lobi yang cukup nyaman sambil baca koran dan berselancar internet dari fasilitas WiFi gratis  hotel ( User ID dan password boleh minta ke resepsionis). Sekitar satu jam kemudian ada bapak-bapak yang check out, dan 15 menit kemudian resepsionis memberitahu bahwa saya sudah boleh check in. Sementara itu istri saya langsung menuju ruang seminar.

resepsionis

Saya mendapat kamar 414. Kalau melihat dari bentuk kamarnya, mungkin hotel ini tarifnya di atas 500 ribu/malam saat masih baru dibuka. Namun seiring waktu dan tidak adanya renovasi, kamar ini kelihatan agak ketinggalan zaman. Misalnya TV tabung dan karpet yang sudah pudar. Tapi perabotnya terbuat dari kayu bukan serbuk gergaji, lengkap dengan lampu-lampunya, amenities kamar mandi lengkap. Ada minibar dengan kulkasnya, ada pula safety deposit box. Ada meja kursi kerja dan ada meja kursi sudut. Lengkap.

wastafel.jpg

wastafel kamar mandi

minibar.jpg

minibar dan kulkas

kasur.jpg

tempat tidur

tv.jpg

tv tabung dan tempat koper

meja kerja.jpg

meja kerja

Meja sudut.jpg

meja kursi sudut

Seharian saya menikmati semua fasilitas yang ada di kamar, mandi, membuat minuman, browsing internet, dan nonton TV kabel yang lengkap dan tampil baik meski diputar di TV tabung. Hanya sekali keluar kamar, saat beli makan siang dan ke Alfamart yang ada di depan hotel. Istri baru selesai seminar saat Maghrib. Malamnya saya memesan makanan yang unik yang tidak ada di Bandung melalui aplikasi online. Saya benar-benar menikmati kamar hotel ini.

Pagi nya kami ke tempat sarapan yang  buka dari pukul 06.00  sampai 10.00 WIB. Tidak ada petugas yang bertanya dari kamar berapa kami berasal. Banyak pilihan makanannya, antara lain soto padang, nasi padang dengan gulai nangka, nasi uduk, gado-gado, aneka buah potong, sarapan ala barat (roti,pastry, sereal, susu), jus jambu, sirsak, es teh dan kopi/teh panas. Tersedia pula jamu dengan bermacam varian, ada kunyit asam, temulawak, sambiloto. Semua enak dan mantap sarapannya.

gulai nangka.jpg

gulai nangka yang lezat

nasi padang.jpg

timbunan makanan

buah.jpg

buah potong dan asinan

jamu.jpg

aneka jamu

Puas menginap di sini. Banyak tamu hotel ini yang menginap karena berobat, rapat, maupun sekedar jalan-jalan. Dan seringkali penuh. Saat balik ke stasiun Gambir, tarif taksi online 17 ribu Rupiah, lebih mahal 5 ribu dari saat pergi ke hotel kemarin. Mungkin karena kemarin tiba pagi dimana jalanan lengang, sedangkan sekarang tengah hari dimana jalan sudah lumayan macet. Terimakasih untuk Traveloka yang memesankan kamar hotel yang nyaman, terjangkau dan ada diskon buat pelanggan, sehingga saya mendapatkan harga paling murah dan mendapat jaminan ketersediaan kamar  dengan pemesanan melalui Traveloka.